ACEH SELATAN,Bersuarakita – Kondisi jalan utama di Gampong Jambo Apha, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah dan dipenuhi lubang. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat sekaligus jalur menuju destinasi wisata Gua Kalam itu dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Salah seorang warga Gampong Jambo Apha, Sariddin, mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapat penanganan yang memadai. Menurutnya, kondisi jalan semakin memprihatinkan karena banyak bagian yang berlubang dan sulit dilalui.
Ia menjelaskan, saat musim hujan tiba, air yang mengalir dari kawasan pegunungan kerap menggenangi badan jalan. Akibatnya, lubang-lubang di sepanjang ruas jalan tertutup air dan tidak terlihat oleh pengendara.
“Kondisi ini sangat berbahaya. Banyak pengendara sepeda motor yang tidak melihat lubang karena tertutup air sehingga sering tergelincir dan jatuh,” kata Sariddin, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak demi menjamin keselamatan masyarakat. Ia berharap Pemerintah Gampong Jambo Apha segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses tersebut.
Sariddin mengatakan, apabila kondisi anggaran belum memungkinkan untuk dilakukan pengaspalan, setidaknya pemerintah dapat melakukan perbaikan sederhana agar jalan tetap layak dilalui masyarakat.
“Kami berharap ada perhatian serius. Kalau belum bisa diaspal, minimal dibuat jalan yang lebih layak agar masyarakat bisa melintas dengan aman,” ujarnya.
Selain faktor keselamatan, Sariddin menilai perbaikan jalan juga penting untuk mendukung pengembangan potensi wisata di daerah tersebut. Pasalnya, Gampong Jambo Apha memiliki destinasi wisata alam Gua Kalam yang setiap pekan dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.
Menurutnya, seluruh pengunjung yang hendak menuju Gua Kalam harus melewati ruas jalan yang saat ini mengalami kerusakan.
“Saya sebagai warga asli Gampong Jambo Apha sangat berharap jalan ini segera diperbaiki. Selain menjamin keselamatan warga, hal ini juga akan berdampak baik bagi kemajuan dan perkembangan gampong kami,” ujarnya.
Sementara itu, Keuchik Gampong Jambo Apha, Sarifuddin, saat dikonfirmasi mengakui bahwa persoalan perbaikan jalan tersebut telah dibahas dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) gampong.
Namun demikian, ia menjelaskan bahwa realisasi pembangunan masih harus disesuaikan dengan Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) yang telah disusun sebelumnya.
“Kita sudah membahas persoalan ini dalam Musrenbang. Namun pelaksanaannya tetap harus disesuaikan dengan perencanaan dan kemampuan anggaran yang tersedia,” kata Sarifuddin.
Masyarakat berharap pembahasan yang telah dilakukan tidak berhenti pada tahap perencanaan semata. Mereka meminta agar upaya perbaikan jalan segera direalisasikan, mengingat akses tersebut tidak hanya menjadi kebutuhan warga sehari-hari, tetapi juga berpotensi mendukung pertumbuhan sektor pariwisata melalui pengembangan destinasi wisata Gua Kalam di Kecamatan Tapaktuan.












