TAKENGON,Bersuarakita – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menegaskan komitmennya dalam mendukung penyusunan Naskah Sumber Arsip bertajuk “Citra Daerah Kabupaten Aceh Tengah dalam Arsip” sebagai langkah strategis untuk melestarikan sejarah sekaligus memperkuat identitas daerah melalui dokumentasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., saat menerima audiensi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh di Ruang Bappeda Aceh Tengah, Selasa (7/7/2026).
Audiensi dipimpin Kepala Bidang Pemanfaatan dan Layanan Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Zulfadli, S.E., M.M., yang memaparkan rencana penyusunan naskah sumber arsip sebagai bagian dari upaya pelestarian memori kolektif daerah. Program tersebut bertujuan mengoptimalkan fungsi arsip tidak hanya sebagai dokumen administrasi, tetapi juga sebagai sumber informasi sejarah yang autentik, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam pertemuan itu, Haili Yoga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh yang terus mendorong pendokumentasian perjalanan sejarah dan pembangunan Kabupaten Aceh Tengah.
Menurutnya, keberadaan naskah sumber arsip akan menjadi referensi penting bagi masyarakat, akademisi, peneliti, pelajar, hingga generasi muda untuk memahami dinamika sejarah, budaya, serta proses pembangunan yang telah berlangsung di daerah tersebut.
“Naskah sumber arsip ini diharapkan mampu menjadi rujukan yang bernilai, sekaligus memperkuat jati diri Kabupaten Aceh Tengah melalui dokumentasi sejarah yang lengkap dan berkelanjutan,” kata Haili Yoga.
Ia menilai dokumentasi sejarah yang tersusun secara sistematis akan menjadi fondasi penting dalam menjaga identitas daerah di tengah perkembangan zaman. Selain itu, arsip juga dapat berfungsi sebagai sumber data dan pengetahuan yang mendukung perumusan kebijakan pembangunan berbasis sejarah serta kearifan lokal.
Penyusunan naskah sumber arsip tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh dalam menjaga serta mengelola arsip sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.
Melalui kolaborasi tersebut, arsip tidak hanya berfungsi sebagai rekaman masa lalu, tetapi juga menjadi sumber pembelajaran, bahan penelitian, dan referensi strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang berakar pada identitas dan nilai-nilai sejarah lokal.












