Daerah  

Bupati Mirwan: Kenduri Blang Bakongan Timur Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Pangan Aceh Selatan

ACEH SELATAN, Bersuarakita – Bupati Aceh Selatan H. Mirwan menegaskan bahwa tradisi Kenduri Blang bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Hal tersebut disampaikan Bupati Mirwan saat menghadiri pelaksanaan Kenduri Blang di Kecamatan Bakongan Timur. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi tersebut sebagai bagian dari identitas budaya Aceh.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Bakongan Timur, khususnya para keujruen blang, kelompok tani, dan panitia pelaksana yang secara konsisten merawat tradisi Kenduri Blang,” ujar Mirwan kamis (9/7/2026)

Menurutnya, Kenduri Blang merupakan simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan, sekaligus menjadi cerminan kuatnya nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan di tengah masyarakat tani.

Bupati menilai Bakongan Timur memiliki potensi lahan pertanian yang besar sehingga perlu dikelola secara maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan daerah.

“Momentum Kenduri Blang harus menjadi titik awal memperkuat ketahanan pangan di Aceh Selatan sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,” katanya.

Untuk mendukung sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, lanjut Mirwan, akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur pertanian, memastikan ketersediaan pupuk dan benih unggul, serta mengoptimalkan pendampingan kepada petani melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman petani terhadap penerapan teknologi dan inovasi pertanian modern sehingga produktivitas lahan dapat terus meningkat.

Dalam kesempatan itu, Mirwan juga mengimbau seluruh petani agar mematuhi petunjuk teknis budidaya serta jadwal tanam yang telah disepakati bersama. Ia meminta setiap lahan pertanian dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan hasil produksi.

“Saya berpesan kepada seluruh petani di Bakongan Timur agar mengikuti jadwal tanam yang telah disepakati dan memanfaatkan lahan yang ada seoptimal mungkin,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati kembali menyampaikan penghargaan kepada panitia, tokoh adat, keujruen blang, serta seluruh masyarakat yang terus menjaga kelestarian tradisi Kenduri Blang dari generasi ke generasi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat memanjatkan doa agar musim tanam tahun ini berjalan lancar, dijauhkan dari bencana kekeringan maupun banjir, serta terhindar dari serangan hama dan penyakit tanaman.

“Semoga setiap peluh dan kerja keras para petani menjadi amal ibadah serta menghasilkan panen yang melimpah dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Aceh Selatan,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi bagian dari tradisi Kenduri Blang di Bakongan Timur.