JAKARTA, Bersuarakita – Sejumlah mahasiswa asal Aceh Selatan akan menggelar kegiatan Silaturahmi, Diskusi Publik, sekaligus Deklarasi Pendirian Organisasi Mahasiswa Aceh Selatan di Jakarta.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Potensi Besar SDA Aceh Selatan; Mampukah Menjadi Penggerak Kemajuan Daerah?”
Forum ini akan menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat untuk membahas potensi sumber daya alam (SDA) Aceh Selatan serta tantangan dalam mengelolanya agar dapat memberikan manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat daerah.
Diskusi publik tersebut menghadirkan Dr. H. Jamai Suni, S.E., M.M, selaku Dewan Pembina IKAMAS-Jakarta, sebagai salah satu pemateri.
Selain itu, Rizki Alif Maulana, S.TP., M.T, yang menjabat Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), juga dijadwalkan menjadi pemateri.
Adapun jalannya diskusi akan dipandu oleh Tonicko Anggara sebagai moderator.
Ketua Panitia, M. Rezeki, mengatakan kegiatan tersebut terbuka sebagai wadah silaturahmi sekaligus pertukaran gagasan mengenai masa depan Aceh Selatan.
Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat melihat secara lebih objektif peluang dan tantangan pengelolaan potensi sumber daya alam yang dimiliki Aceh Selatan, serta merumuskan gagasan konstruktif agar kekayaan daerah dapat menjadi salah satu penggerak kemajuan.
Kegiatan Silaturahmi, Diskusi Publik dan Deklarasi Pendirian Organisasi Mahasiswa Aceh Selatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 Agustus, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, bertempat di Warung Aceh Bang Jhony, Kalibata, Jakarta.
“Panitia mengundang mahasiswa Aceh Selatan, tokoh masyarakat, akademisi, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pembangunan Aceh Selatan untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut” tutup rezeki












