ACEH SELATAN, Bersuarakita – Bukan sekadar seremoni. Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Aceh Selatan diisi dengan dua pesan mengenang pengorbanan pahlawan dan memperkuat kepedulian kepada masyarakat.
Pesan itu disampaikan Kejaksaan Negeri Aceh Selatan melalui ziarah ke Makam Pahlawan Cut Ali di Gampong Suaq Bakong, Kecamatan Kluet Selatan, Selasa, 1 September 2026. Setelah berziarah dan menabur bunga, jajaran Kejari melanjutkan kegiatan dengan anjangsana serta memberikan santunan kepada anak yatim.
Upacara ziarah dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Selatan Rozano Yudistira. Sejumlah pejabat dan pegawai Kejari Aceh Selatan serta Cabang Kejaksaan Negeri Aceh Selatan di Bakongan turut mengikuti kegiatan tersebut.
Mereka mengawali prosesi dengan penghormatan kepada para pahlawan. Tabur bunga kemudian dilakukan oleh Kajari Aceh Selatan bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Aceh Selatan dan jajaran Kejaksaan.
Bagi Rozano, ziarah ke makam pahlawan bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa memiliki sejarah panjang yang dibangun melalui pengorbanan.
“Ziarah makam bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bagi bangsa dan negara,” kata Rozano.
Semangat mengenang perjuangan itu berlanjut pada kegiatan sosial. Sekitar pukul 14.15 WIB, Kejari Aceh Selatan menggelar anjangsana dan santunan anak yatim di aula kantor tersebut.
Dalam kegiatan itu, jajaran Kejaksaan bersilaturahmi dengan para purnawirawan beserta keluarga. Anak-anak yatim juga menerima santunan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan.
Kegiatan sosial tersebut menjadi cara Kejari Aceh Selatan menerjemahkan peringatan hari lahir institusi ke dalam bentuk kepedulian yang lebih dekat dengan masyarakat.
Kajari Aceh Selatan melalui Kepala Seksi Intelijen Roland Tampubolon mengatakan keberadaan Kejaksaan tidak hanya berkaitan dengan tugas penegakan hukum.
“Peringatan Hari Lahir Kejaksaan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai momentum untuk mengenang perjalanan institusi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat kepedulian dan kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat,” ujar Roland.
Menurut dia, santunan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus kebahagiaan bagi anak-anak yang menerimanya.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Kejari Aceh Selatan menyatakan kegiatan berlangsung aman, tertib dan khidmat.
Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 itu sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Adhyaksa di Aceh Selatan untuk meneguhkan kembali nilai-nilai Trapsila Adhyaksa, menjaga integritas dan memperkuat semangat pengabdian.
Kejari Aceh Selatan juga menegaskan komitmennya menghadirkan institusi penegak hukum yang profesional, humanis dan tetap dekat dengan masyarakat.












