PADANGSIDIMPUAN,Bersuarakita – Kabar duka menyelimuti warga Lingkungan I, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, setelah salah satu warga setempat ditemukan meninggal dunia.
Penemuan seorang pria paruh baya berinisial IS (48) warga Kelurahan Pijorkoling, yang telah meninggal dunia di kediamannya spontan menggegerkan warga, Kamis (10/9/2026) malam.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 20.00 WIB, ketika salah satu anggota keluarga datang ke rumah korban untuk memanggilnya makan malam.
Saat masuk ke dalam rumah, keluarga kemudian melihat IS di bagian dapur dalam kondisi diduga tergantung. Melihat kejadian tersebut, anggota keluarga langsung meminta bantuan dan menghubungi pihak keluarga lainnya.
Informasi penemuan korban selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Batunadua bersama personel Polres Padangsidimpuan langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas melakukan pengecekan terhadap kondisi korban serta mengamankan lokasi untuk kepentingan pemeriksaan.
Petugas kemudian melakukan olah TKP, dokumentasi dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
Kapolsek Batunadua AKP Sulaiman Rangkuti, S.H., membenarkan adanya penemuan seorang pria meninggal dunia di wilayah Pijorkoling.
“Benar, kita menerima informasi adanya penemuan seorang laki-laki dewasa yang sudah meninggal dunia di sebuah rumah di Pijor Koling. Personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah TKP,” ujar AKP Sulaiman Rangkuti.
Setelah pemeriksaan awal di lokasi selesai, jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk dilakukan pemeriksaan medis.Berdasarkan pemeriksaan awal dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak keluarga kemudian menyatakan tidak keberatan atas kematian korban. Setelah seluruh proses penanganan kepolisian selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Kapolsek Batunadua mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan foto maupun informasi yang belum terverifikasi berkaitan dengan peristiwa tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Penanganan kejadian sudah dilakukan sesuai prosedur,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk melengkapi penanganan kasus penemuan tersebut. (Bahri Siregar)












