Daerah  

Babinsa Koramil 05/Samadua Sosialisasikan Penerimaan Prajurit TNI AD

ACEH SELATAN,Bersuarakita – Komando Rayon Militer (Koramil) 05/Samadua menggencarkan sosialisasi penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) kepada kalangan pemuda di Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh.

Sosialisasi dilakukan melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai upaya memberikan informasi mengenai proses penerimaan sekaligus mendorong para pemuda mempersiapkan diri sebelum mengikuti tahapan seleksi.

Babinsa Koramil 05/Samadua, Serda Ridwan, mengatakan kesempatan menjadi prajurit TNI AD terbuka bagi pemuda yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kami hadir untuk memberikan motivasi sekaligus edukasi awal agar para pemuda di Samadua dapat mempersiapkan diri secara maksimal, baik fisik, mental, maupun administrasi,” kata Ridwan, Minggu (13/9/2026).

Menurut dia, calon peserta harus melewati sejumlah tahapan seleksi. Proses tersebut mencakup pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, postur, serta kemampuan akademik sesuai ketentuan penerimaan yang berlaku.

Pada tahap administrasi, calon peserta diwajibkan menyiapkan dokumen kependudukan dan ijazah yang lengkap serta sah.

Selanjutnya, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan calon secara menyeluruh. Peserta juga menjalani pengujian kemampuan jasmani dan pemeriksaan postur sebagai bagian dari rangkaian seleksi.

Sementara pada aspek akademik, peserta akan mengikuti pengujian pengetahuan umum dan kemampuan dasar sesuai materi yang ditentukan dalam proses penerimaan.

Ridwan juga mengingatkan calon peserta untuk memperhatikan ketentuan mengenai status pernikahan. Calon prajurit pada jalur yang disosialisasikan harus memenuhi persyaratan status pernikahan dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.

Selain kesiapan fisik dan administrasi, Ridwan menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap praktik percaloan dalam proses penerimaan prajurit.

Ia meminta calon peserta maupun orang tua tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang atau bentuk pemberian lainnya.

“Jangan percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Proses penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara gratis dan tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Ia mengimbau pemuda yang berminat mengikuti seleksi agar mempersiapkan diri sejak jauh hari, terutama dengan menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran fisik, serta memperkuat kemampuan akademik.

“Persiapkan diri jauh-jauh hari dengan menjaga kesehatan, melatih ketahanan fisik, dan memperdalam kemampuan akademik,” ujarnya.

Sosialisasi tersebut diharapkan dapat membantu calon peserta memahami mekanisme penerimaan secara lebih baik sekaligus mencegah mereka menjadi korban pihak-pihak yang memanfaatkan proses rekrutmen untuk mencari keuntungan pribadi.