Daerah  

Penyuluh Agama KUA Susoh Serahkan SKT Majelis Taklim, Wujud Nyata Layanan MaLaKek

ABDYA,Bersuarakita – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, menyerahkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada Majelis Taklim di wilayah Kecamatan Susoh. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program inovasi MaLaKek (Melayani Labiah Dakek) yang dikembangkan KUA Susoh untuk menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih dekat, mudah, dan responsif kepada masyarakat.

Penyerahan SKT Majelis Taklim ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen KUA Susoh dalam memperkuat pembinaan kelembagaan keagamaan di tengah masyarakat. Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam, majelis taklim tidak hanya mendapatkan layanan administrasi, tetapi juga diarahkan agar memiliki legalitas dan tata kelola kelembagaan yang lebih baik.

Kepala KUA Susoh, H. Roni Haldi, Lc., menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak seharusnya hanya menunggu masyarakat datang ke kantor. Semangat itulah yang menjadi dasar lahirnya MaLaKek.

“MaLaKek merupakan ikhtiar KUA Susoh untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Prinsipnya sederhana, bukan hanya masyarakat yang datang mencari layanan, tetapi KUA hadir mendekati masyarakat dan membantu menyelesaikan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, penyerahan SKT Majelis Taklim merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan keagamaan yang tertib, terdata, dan berkelanjutan.

“Majelis taklim memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat. Karena itu, keberadaannya perlu diperkuat, baik dari sisi pembinaan maupun administrasi kelembagaan,” lanjutnya.

Program MaLaKek (Melayani Labiah Dakek) merupakan salah satu inovasi pelayanan KUA Susoh yang mengedepankan pendekatan pelayanan publik yang proaktif, humanis, dan dekat dengan masyarakat. Inovasi tersebut sebelumnya mendapat apresiasi dalam Anugerah Layanan KUA Kementerian Agama RI Tahun 2025.

Keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi KUA Susoh untuk terus memastikan bahwa inovasi tidak berhenti pada penghargaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Penyuluh Agama Islam KUA Susoh dalam pelaksanaan kegiatan ini berperan sebagai garda terdepan dalam memberikan pendampingan kepada majelis taklim. Penyuluh membantu masyarakat memahami proses administrasi, memberikan edukasi kelembagaan, sekaligus memastikan layanan dapat diakses dengan lebih mudah.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari realisasi program Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya dalam penguatan pembinaan lembaga dan aktivitas keagamaan masyarakat.

Melalui layanan yang semakin dekat dan mudah diakses, KUA Susoh berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan dampak terhadap penguatan kehidupan keagamaan dan ketahanan sosial masyarakat.

“Pelayanan yang baik bukan sekadar menyelesaikan administrasi, tetapi memastikan masyarakat merasa dilayani, didampingi, dan tidak berjalan sendiri,” pungkas H. Roni Haldi, Lc.

Penyerahan SKT Majelis Taklim tersebut diharapkan menjadi langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi penguatan kelembagaan majelis taklim serta peningkatan kualitas pembinaan keagamaan masyarakat di Kecamatan Susoh. (Kabir)