ACEH SELATAN, Bersuarakita — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tapaktuan bersama aparat penegak hukum menggelar penggeledahan kamar hunian warga binaan dan pemeriksaan urine. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan sekaligus mencegah peredaran narkotika di lingkungan rutan.
Penggeledahan dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Tapaktuan Muhamad Sukron, A.Md.IP., S.Sos., M.H. Kasubsi Pelayanan sekaligus Pelaksana Harian Kepala Pengamanan Rutan (Plh KPR) Tapaktuan, Kasmar, S.H., dan Petugas rutan serta melibatkan personel TNI, Polres Aceh Selatan, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Selatan.
Petugas menyisir kamar hunian warga binaan dan memeriksa sejumlah bagian yang berpotensi digunakan untuk menyimpan barang terlarang.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan barang terlarang maupun benda lain yang melanggar ketentuan di dalam kamar hunian warga binaan.
Hasil penggeledahan menunjukkan kondisi kamar hunian dalam keadaan aman dan tidak ditemukan barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Tapaktuan.

Selain penggeledahan kamar, Rutan Tapaktuan juga melakukan pemeriksaan urine terhadap warga binaan dan petugas.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine yang diperiksa negatif narkotika. Tidak ditemukan warga binaan maupun petugas yang dinyatakan positif dalam pemeriksaan tersebut.
Kepala Rutan Kelas IIB Tapaktuan Muhamad Sukron, A.Md.IP., S.Sos., M.H, mengatakan penggeledahan dan pemeriksaan urine merupakan bagian dari langkah pencegahan untuk menjaga keamanan serta ketertiban di dalam rutan.
“Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini untuk memastikan keamanan dan ketertiban di Rutan Tapaktuan. Kami ingin memastikan tidak ada narkotika maupun barang terlarang lainnya yang masuk dan beredar di dalam rutan,” ujar Sukron kepada bersuarakita.id. Selasa (22/9/2026).
Menurut Sukron, pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan internal sekaligus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum.
“Kami terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam melakukan pencegahan dan pengawasan. Komitmen kami adalah menjaga Rutan Tapaktuan tetap aman, tertib, dan bersih dari narkoba,” katanya.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi Rutan Tapaktuan dengan TNI, Polri, dan BNN Kabupaten Aceh Selatan dalam mencegah penyalahgunaan narkotika serta gangguan keamanan dan ketertiban.












