Daerah  

Bukan Sekadar Beras, Bantuan CPP Jadi Napas Baru Warga Pidie Jaya di Tengah Pemulihan Pascabencana


PIDIE JAYA, Bersuarakita – Di tengah proses pemulihan kehidupan warga setelah bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kembali memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)disalurkan kepada warga dalam masa transisi menuju pemulihan.

Penyaluran secara simbolis berlangsung di Huntara Danantara, samping Gedung MTQ Pidie Jaya, Meureudu, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi bersama jajaran terkait.

Bantuan beras tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga, khususnya warga yang masih menjalani masa pemulihan dan penataan kembali kehidupan setelah bencana.

Suasana penyaluran tampak sederhana. Sejumlah pejabat dan unsur terkait berdiri bersama di depan karung-karung beras yang siap disalurkan kepada masyarakat.

Namun di balik karung beras tersebut, tersimpan pesan yang lebih besar: pemulihan pascabencana tidak hanya berbicara tentang membangun rumah dan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Dari Huntara, Pemerintah Jaga Ketahanan Pangan

Huntara Danantara menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan pemulihan masyarakat Pidie Jaya. Sebelumnya, hunian sementara tersebut dibangun untuk menampung warga terdampak bencana hidrometeorologi.

ANTARA melaporkan pada Februari 2026 bahwa Pidie Jaya menerima 162 unit huntara yang dibangun Danantara dan 50 unit lainnya dari BNPB. Huntara tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak bencana yang terjadi pada akhir November 2025.

Seiring berjalannya waktu, kawasan huntara tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi bagian dari ruang pemulihan masyarakat.

Kini, penyaluran beras CPP kembali menghadirkan dukungan pada aspek lain yang tak kalah penting: ketahanan pangan keluarga.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat selama proses transisi pemulihan berlangsung.

Pemulihan Tak Berhenti di Pembangunan Rumah

Bencana yang melanda Pidie Jaya pada akhir November 2025 memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Proses pemulihan kemudian dilakukan secara bertahap, mulai dari penanganan tempat tinggal hingga pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi.

Data BPBD yang diberitakan ANTARA pada Maret 2026 menunjukkan ratusan keluarga terdampak telah menempati huntara di sejumlah lokasi Pidie Jaya.

Karena itu, penyaluran bantuan pangan menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan warga selama masa transisi tersebut.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui kegiatan ini menegaskan pentingnya memastikan bantuan pangan dapat diterima masyarakat secara tepat, sekaligus mendukung proses pemulihan kehidupan warga terdampak.

Dari hunian sementara hingga bantuan pangan, proses bangkit pascabencana terus berjalan.

Bagi warga yang masih menata kembali kehidupan, beras yang disalurkan hari itu bukan sekadar komoditas pangan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dapur keluarga tetap mengepul ketika masyarakat perlahan kembali membangun kehidupan setelah bencana.