BATAM,Bersuarakita – Keluhan krisis air bersih mewarnai kemeriahan Pesta Pantai Tanjung Riau pada Sabtu (29/8/2026). Di tengah suasana acara, Juprifery yang menjabat sebagai Ketua Forum RT/RW Kecamatan Sekupang, Ketua DPC Perpat Kecamatan Sekupang, RW 014 Kelurahan Tanjung Riau, serta Wakil Ketua Perkumpulan Marina Bescem (MABES) menyampaikan kritik keras secara langsung kepada Walikota Batam, Amsakar Achmad, terkait tidak ada pasokan air selama empat hari berturut-turut tanpa adanya bantuan pendistribusian air darurat.
Dalam penyampaian aspirasinya, Juprifery menyayangkan minimnya respons dari pihak terkait terhadap kondisi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan harian.
Menanggapi keluhan mendesak tersebut, Walikota Batam yang akrab disapa Bang Am menyampaikan bahwa kendala teknis dan kerusakan pipa air pada dasarnya merupakan hal yang sulit dihindari. Namun, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga, ia menegaskan akan segera mengordinasikan pengiriman bantuan armada tangki air bersih khusus ke kawasan Marina Bescem (MABES) Tanjung Riau.
Sebagai langkah konkret di hadapan warga, Bang Am langsung menghubungi pihak pengelola air bersih (PT Air Batam Hilir) melalui telepon seluler untuk meminta koordinasi tangki darurat.
Meski demikian, tindak lanjut di lapangan masih menghadapi kendala operasional. Saat Juprifery mengonfirmasi kembali kepada pihak pengelola air (Pak Eko) melalui pesan WhatsApp, pihak pengelola menyatakan belum dapat mendistribusikan armada tangki langsung ke lokasi dan menyarankan warga mengambil pasokan air secara mandiri menggunakan armada kendaraan swadaya (pick-up) di Instalasi Pengolahan Air (WTP).
Kondisi ini diharapkan dapat segera menemukan titik temu agar bantuan pasokan air bersih bagi warga Tanjung Riau dapat terealisasi secepatnya.
Harapan kita semoga Pak Walikota sehat dan sukses selalu dan siap menurunkan suplay air yg dijanjikan ke Daerah mabes kelurahan Tanjung Riau.
Viktor Edon Samosir,ST (Reporter)












