Banner Bersuarakita
Berita  

Baital Mukadis dan Mirwan MS Bertemu di Jakarta, Menegaskan Kebersamaan Kepemimpinan Aceh Selatan

JAKARTA, Bersuarakita — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, S.E., bertemu dengan Bupati Aceh Selatan nonaktif, H. Mirwan MS, S.E., M.Sos., di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. Pertemuan tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai mencerminkan kekompakan dan kesinambungan kepemimpinan di tengah dinamika politik daerah.

Pertemuan berlangsung usai Baital Mukadis menerima Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Utama. Informasi yang dihimpun menyebutkan, pertemuan itu berlangsung hangat dan penuh keakraban setelah hampir dua bulan keduanya tidak bertatap muka.

Keduanya tampak berbincang serius namun santai, disertai senyum dan salam komando yang melambangkan sinergi serta hubungan kerja yang solid. Momen tersebut dinilai sebagai simbol kesetiaan perjuangan dan kebersamaan yang telah terjalin sejak awal kepemimpinan mereka di Aceh Selatan.

Sejumlah pihak menilai, pertemuan dua pucuk pimpinan Aceh Selatan itu menjadi penegasan bahwa roda pemerintahan daerah tetap berada dalam satu garis visi dan misi, khususnya terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Foto pertemuan Mirwan MS dan Baital Mukadis pun cepat beredar di ruang publik dan media sosial. Beragam respons bermunculan dari masyarakat yang menilai pertemuan itu menjawab berbagai spekulasi mengenai hubungan keduanya selama Mirwan MS menjalani masa nonaktif.

“Semoga Pak Mirwan selalu sehat dan tabah. Harapan kami, beliau bisa segera kembali untuk membangun Aceh Selatan bersama Pak Baital Mukadis,” ujar Al Fajri, warga Aceh Selatan, Rabu, 28 Januari 2026.

Warga lainnya, Syahman, menilai pertemuan tersebut sebagai sinyal positif bagi stabilitas pemerintahan daerah.
“Kekompakan pemimpin adalah kunci. Kami berharap roda pemerintahan berjalan lebih baik dan evaluasi menyeluruh segera dilakukan demi perubahan Aceh Selatan,” katanya.

Pertemuan ini dinilai menutup ruang tafsir yang berkembang di masyarakat sekaligus memperkuat harapan akan keberlanjutan kepemimpinan Aceh Selatan yang solid, stabil, dan berorientasi pada kepentingan publik.