ACEH SELATAN, Bersuarakita – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Aceh pada Rabu, 19 Agustus 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi dan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Berdasarkan peringatan dini BMKG Aceh yang dikeluarkan pukul 05.00 WIB, kondisi cuaca tersebut berpotensi terjadi mulai pukul 05.10 WIB di sejumlah kecamatan.
Di Aceh Selatan, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Bakongan, Kluet Selatan, Trumon, Bakongan Timur, Trumon Timur, dan Trumon Tengah.
Sementara di Aceh Barat, hujan berpotensi terjadi di Kecamatan Arongan Lambalek dan Woyla Barat.
Di Kabupaten Simeulue, wilayah yang masuk dalam peringatan dini meliputi Simeulue Tengah, Salang, Teupah Barat, Simeulue Timur, Teluk Dalam, Simeulue Barat, Teupah Selatan, dan Alapan.
Peringatan serupa juga mencakup Kecamatan Pulau Banyak Barat di Aceh Singkil serta Kecamatan Teunom di Aceh Jaya.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut dapat meluas ke sejumlah wilayah lainnya.
Di Aceh Selatan, potensi hujan meluas ke Kluet Utara, Pasie Raja, Kluet Timur, dan Kota Bahagia.
Di Aceh Tenggara, wilayah yang berpotensi terdampak yakni Kecamatan Babul Rahmah.
Sementara di Aceh Barat, wilayah yang berpotensi mengalami kondisi serupa meliputi Johan Pahlawan, Kaway XVI, Woyla, Samatiga, Bubon, Meureubo, dan Woyla Timur.
Di Aceh Besar, peringatan dini berpotensi meluas ke Kecamatan Pulo Aceh.
Untuk Simeulue, wilayah yang berpotensi terdampak yakni Kecamatan Teupah Tengah.
Di Aceh Singkil, wilayah yang masuk potensi perluasan meliputi Singkil, Gunung Meriah, Kota Baharu, Singkil Utara, Singkohor, dan Kuala Baru.
Sementara di Aceh Jaya, potensi perluasan mencakup Kecamatan Panga dan Pasie Raya.
Wilayah lain yang turut berpotensi terdampak yakni Kecamatan Kuala dan Kuala Pesisir di Nagan Raya, serta Kecamatan Simpang Kiri, Rundeng, Sultan Daulat, dan Longkib di Kota Subulussalam.
BMKG memperkirakan kondisi tersebut masih dapat berlangsung hingga sekitar pukul 08.30 WIB.
Masyarakat yang berada di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat, sambaran petir, angin kencang, serta dampak yang dapat menyertainya, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Peringatan dini tersebut disampaikan oleh Prakirawan BMKG Aceh sebagai bagian dari pemantauan perkembangan cuaca di wilayah Aceh.












