BLANGPIDIE,Bersuarakita — Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie turun ke sejumlah pasar di Aceh Barat Daya untuk memastikan ketersediaan beras sekaligus memantau perkembangan harga di tingkat pedagang. Pemantauan dilakukan sebagai langkah awal untuk menjaga kelancaran pasokan pangan dan mengantisipasi gejolak harga di masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pemantauan pasar yang dilakukan secara serentak oleh Perum Bulog di berbagai wilayah Indonesia. Melalui kegiatan ini, Bulog ingin memperoleh data dan informasi faktual mengenai kondisi beras di pasar, mulai dari harga, stok, distribusi hingga tingkat permintaan masyarakat.
Jajaran Bulog Cabang Blangpidie berdialog langsung dengan pedagang beras untuk mengetahui kondisi perdagangan yang berlangsung. Informasi dari pedagang menjadi salah satu bahan bagi Bulog dalam membaca perkembangan pasokan dan kebutuhan beras di lapangan.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Blangpidie, Nurul Iranda Sari, mengatakan pemantauan pasar penting dilakukan untuk memastikan kondisi pangan yang tersedia di gudang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
“Kami ingin memastikan secara langsung bagaimana kondisi di pasar, baik dari sisi harga maupun ketersediaan. Informasi dari pedagang menjadi penting bagi kami untuk melihat kondisi aktual dan menentukan langkah yang diperlukan dalam menjaga stabilitas pangan,” ujar Nurul Iranda Sari.
Menurutnya, kondisi pasar tidak dapat hanya dilihat dari sisi stok yang tersimpan di gudang. Pergerakan komoditas hingga ke tingkat pedagang dan konsumen juga perlu dipantau untuk memastikan pasokan berjalan dengan baik.
“Stok di gudang harus kita lihat keterkaitannya dengan kondisi di pasar. Jangan sampai kita hanya melihat ketersediaan di gudang, tetapi tidak mengetahui bagaimana pergerakan barang di lapangan,” katanya.
Dalam pemantauan tersebut, petugas Bulog juga menggali informasi mengenai kelancaran pasokan, permintaan masyarakat, serta ketersediaan stok di tingkat pedagang.
Nurul mengatakan, hasil pemantauan pasar akan menjadi bagian dari bahan evaluasi Bulog dalam menentukan langkah pengelolaan dan penyaluran pangan apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan.
Bulog Cabang Blangpidie memastikan stok beras yang berada di gudang dalam kondisi aman. Ketersediaan stok tersebut menjadi salah satu instrumen untuk mendukung upaya pemerintah menjaga kesinambungan pasokan dan stabilitas harga pangan.
“Pemantauan seperti ini penting dilakukan secara berkala. Kami tidak hanya melihat kondisi stok di gudang, tetapi juga memastikan bagaimana barang tersebut tersedia dan bergerak di pasar. Tujuannya agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pangan,” ujar Nurul.
Ia menambahkan, Bulog Cabang Blangpidie akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan kondisi pangan di wilayah kerjanya.
Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan berbagai langkah yang dilakukan dalam menjaga pasokan pangan dapat berjalan secara efektif dan menyesuaikan dengan kondisi masyarakat.
Selain beras, sejumlah komoditas pangan strategis juga menjadi perhatian dalam pemantauan sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan di wilayah Aceh Barat Daya.
Kegiatan pemantauan pasar secara langsung dinilai penting karena memberikan gambaran mengenai kondisi pangan secara menyeluruh, baik dari sisi ketersediaan maupun pergerakan komoditas di tingkat konsumen.
Bulog Cabang Blangpidie menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah melalui pengelolaan stok, penyaluran komoditas pangan, serta langkah-langkah stabilisasi sesuai kebutuhan.
Dengan pemantauan secara berkala, Bulog berharap potensi perubahan harga maupun gangguan pasokan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat. ( Erda)












