ACEH SELATAN, Bersuarakita — Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, S.E., M.Sos, menunjuk Dr. Hifjir, S.Pd., M.Pd. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Aceh Selatan.
Penunjukan tersebut ditandai dengan penyerahan surat keputusan oleh Bupati Aceh Selatan kepada Dr. Hifjir. Pergantian kepemimpinan sementara ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran MPD dalam memberikan masukan, pertimbangan, dan rekomendasi strategis bagi perbaikan pendidikan di daerah.
Bupati Aceh Selatan meminta Dr. Hifjir menjalankan amanah tersebut secara profesional dan bertanggung jawab dengan menempatkan kepentingan pendidikan serta masa depan generasi muda sebagai prioritas.
Menurut Bupati, MPD tidak semestinya hanya menjalankan fungsi administratif. Lembaga tersebut diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memetakan persoalan pendidikan sekaligus menawarkan solusi yang konstruktif.
“MPD harus mampu memberikan masukan yang objektif kepada pemerintah daerah. Kita ingin pendidikan Aceh Selatan terus mengalami perbaikan, baik dari sisi kualitas guru, manajemen sekolah, sarana prasarana, maupun mutu peserta didik,” pesan Mirwan
Ia juga meminta MPD membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, pengawas, perguruan tinggi, tokoh masyarakat hingga pemerhati pendidikan.
Bupati menilai pemetaan persoalan pendidikan secara menyeluruh penting dilakukan agar rekomendasi yang disampaikan kepada pemerintah daerah benar-benar berangkat dari kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Sementara itu, Dr. Hifjir menyatakan penunjukan tersebut merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Ia berkomitmen mendorong MPD menjadi ruang bersama bagi akademisi, praktisi pendidikan, guru, pemikir dan seluruh pemangku kepentingan untuk merumuskan gagasan serta solusi bagi kemajuan pendidikan Aceh Selatan.
“Ini bukan sekadar jabatan, tetapi sebuah amanah. Karena itu, saya akan berusaha menjalankannya dengan penuh tanggung jawab dan membangun MPD yang terbuka terhadap masukan serta mampu memberikan rekomendasi yang solutif kepada pemerintah daerah,” ujar Hifjir.
Ia mengatakan salah satu fokus ke depan adalah mendorong evaluasi terhadap kondisi pendidikan Aceh Selatan secara objektif. Hasil evaluasi tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun dan menentukan kebijakan pendidikan.
Menurut Hifjir, perbaikan pendidikan membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah.
“Harapan kita sederhana, bagaimana anak-anak Aceh Selatan mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan memiliki masa depan yang lebih baik. Untuk itu, MPD harus hadir sebagai bagian dari solusi,” katanya.
Penunjukan Hifjir sebagai Plt Ketua MPD diharapkan dapat memperkuat fungsi lembaga tersebut sebagai mitra pemerintah daerah sekaligus wadah partisipasi masyarakat dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Aceh Selatan.












