Daerah  

Bupati Mirwan Tegaskan Penegerian POLTAS Jadi Prioritas Pemkab Aceh Selatan

ACEH SELATAN,Bersuarakita – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menetapkan rencana penegerian Politeknik Aceh Selatan (POLTAS) sebagai salah satu prioritas dalam upaya memperkuat pendidikan tinggi vokasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE., M.Sos., dalam rapat rencana penegerian POLTAS yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai II Setdakab Aceh Selatan, Kamis (10/9/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh Selatan Diva Samudra Putra, Plt Asisten III Suhatril, Kepala Kesbangpol Darwis, serta sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya T. Sukandi, T. Mudasir, Irfanullah, dan Zirhan. Hadir pula jajaran manajemen POLTAS dan pihak yayasan.

Bupati Mirwan menegaskan, proses penegerian POLTAS tidak boleh lagi berhenti pada tahap wacana, tetapi harus diwujudkan melalui langkah konkret, terukur, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Proses penegerian POLTAS bukan lagi sekadar wacana, melainkan komitmen dan prioritas utama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan,” tegas Mirwan.

Menurutnya, pendidikan tinggi vokasi memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan, kompetensi, serta kesiapan memasuki dunia kerja. Pendidikan vokasi juga diharapkan mampu mendorong kemandirian dan daya saing masyarakat.

Selama ini, kata Mirwan, POLTAS telah memberikan kontribusi dalam menyediakan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Aceh Selatan, sehingga generasi muda memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan daerah.

Namun demikian, penguatan kelembagaan tetap diperlukan, baik dari aspek sarana dan prasarana, pembiayaan, maupun tata kelola. Karena itu, perubahan status POLTAS menjadi perguruan tinggi negeri dinilai dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Dengan status negeri, kita berharap akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau semakin terbuka. Pada saat yang sama, kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah juga dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Mirwan menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bersama manajemen POLTAS dan pihak yayasan segera menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mendukung proses penegerian.

Pertama, membentuk Tim Kerja Penegerian yang solid untuk menyusun peta jalan (road map) dan rencana aksi (action plan) secara jelas, terukur, serta memiliki target dan indikator yang dapat dievaluasi.

Kedua, melakukan inventarisasi dan penataan aset, khususnya tanah dan bangunan yang berkaitan dengan penyelenggaraan POLTAS.

Menurut Mirwan, seluruh aset harus memiliki status kepemilikan dan dokumen administrasi yang jelas. Penataan tersebut penting untuk memastikan setiap proses pengalihan aset berjalan sesuai regulasi dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Ketiga, memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan seluruh tahapan penegerian memenuhi persyaratan dan prosedur yang telah ditetapkan.

“Koordinasi dengan pemerintah pusat dan para pemangku kepentingan harus terus dilakukan secara aktif dan berkesinambungan. Kita harus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur dan persyaratan yang ditetapkan,” kata Mirwan.

Bupati juga mengajak seluruh pihak mengesampingkan kepentingan sektoral dan menyatukan langkah serta visi untuk mewujudkan POLTAS sebagai perguruan tinggi negeri di Aceh Selatan.

Ia menegaskan, penegerian POLTAS bukan semata-mata perubahan status kelembagaan, tetapi merupakan bagian dari investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Kita ingin anak-anak Aceh Selatan memiliki kesempatan yang semakin luas untuk memperoleh pendidikan tinggi vokasi yang berkualitas, memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, serta mampu menjadi tenaga profesional dan wirausahawan yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ungkapnya.

Mirwan berharap pemerintah daerah, yayasan, manajemen POLTAS, akademisi, dunia usaha, serta masyarakat dapat memberikan dukungan dan membangun sinergi dalam setiap tahapan proses penegerian.

Dengan penguatan kelembagaan tersebut, POLTAS diharapkan tidak hanya menjadi lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan, tetapi juga berkembang sebagai pusat pengembangan keterampilan, inovasi, kewirausahaan, dan penggerak perekonomian daerah.

“Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-cucu kita dan kemajuan Kabupaten Aceh Selatan yang kita cintai,” pungkas Mirwan.