Daerah  

DPO Narkoba Berinisial B Ditangkap di Malaysia, Polisi Didorong Bongkar Aliran Dana dan Jaringan

BATAM, Bersuarakita – Penangkapan seorang buronan kasus narkotika berinisial B di Malaysia diharapkan menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika, termasuk menelusuri dugaan aliran dana hasil kejahatan kepada pihak-pihak terkait.

Tersangka B, yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), ditangkap oleh Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri. Setelah diamankan di Malaysia, tersangka kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut di Mabes Polri.

Selain melakukan penangkapan, penyidik juga telah menyita sejumlah aset bergerak dan tidak bergerak yang diduga berkaitan dengan hasil tindak pidana narkotika.

Status kepemilikan aset tersebut masih dalam proses penelusuran dan verifikasi. Penyidik diharapkan dapat mendalami asal-usul aset, termasuk kemungkinan adanya aset yang masih terikat dengan pembiayaan atau penjaminan dari pihak perbankan.

Ketua Umum Aliansi LSM-ORMAS Peduli Kepri, Ismail Ratusimbangan, berharap tersangka bersikap kooperatif dan memberikan keterangan secara terbuka kepada penyidik untuk membantu pengembangan perkara.

“Kami berharap tersangka bersikap terbuka kepada penyidik mengenai siapa saja pihak yang diduga terkait atau menerima aliran dana yang berasal dari hasil tindak pidana narkotika dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Ismail.

Menurut Ismail, pengungkapan perkara tersebut penting untuk memastikan sejauh mana jaringan peredaran narkotika yang diduga berkaitan dengan tersangka, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rantai pasokan maupun penerimaan aliran dana.

Ia menambahkan, selama ini tersangka dikenal sebagian masyarakat sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan sosial. Namun, menurutnya, seluruh informasi tersebut perlu didalami secara objektif oleh aparat penegak hukum berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.

“Keterangan tersangka tentu penting untuk membantu penyidik mengungkap secara terang jaringan yang diduga terlibat, termasuk asal-usul dan aliran dana yang berkaitan dengan perkara ini,” katanya.

Penangkapan DPO kasus narkotika di luar negeri tersebut diharapkan tidak berhenti pada proses hukum terhadap satu orang tersangka. Pengembangan perkara dinilai penting untuk mengungkap dugaan jaringan pemasok, perantara, hingga pihak-pihak lain yang terbukti memiliki keterkaitan berdasarkan hasil penyidikan.

Proses hukum terhadap tersangka B kini berada di tangan penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Perkembangan kasus, termasuk kemungkinan adanya tersangka lain, masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyidik