ACEH SELATAN, Bersuarakita — Dugaan kasus keracunan yang disebut-sebut berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, kini resmi dalam penyelidikan aparat kepolisian. Proses penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah instansi terkait.
Baca Juga :
Distribusi MBG Amburadul, Orang Tua SDN 1 Tapaktuan Desak Penghentian
Kapolres Polres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadlianshah, melalui Kasat Reskrim Iptu Narsyah Agustian menyampaikan bahwa tim langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Sejak Jumat malam, petugas telah turun ke lapangan untuk menelusuri sumber persoalan.
“Tim sudah melakukan pengecekan ke puskesmas, kemudian ke dapur SPPG, dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Aceh Selatan terkait uji laboratorium terhadap sampel makanan,” ujar Kasi Humas Ipda Ahmad Syarif, Minggu (1/3/2026).
Langkah penyelidikan mencakup pemeriksaan fasilitas layanan kesehatan tempat korban mendapatkan perawatan, peninjauan dapur penyedia MBG, hingga pengambilan sampel makanan untuk diuji secara ilmiah. Hasil uji laboratorium disebut akan menjadi dasar penting dalam menentukan penyebab insiden tersebut.
Baca Juga :
Undian Alifa Land 2026: 5 Tiket Umroh Dibagikan di Aceh Selatan, Ini Jadwal dan Syaratnya
Selain itu, kepolisian juga berencana memanggil sejumlah pihak untuk dimintai klarifikasi. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan apakah terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran dalam proses penyediaan makanan.
Polisi menegaskan bahwa penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan. Perkembangan terbaru akan disampaikan kepada publik setelah hasil uji laboratorium dan rangkaian penyelidikan rampung. Hingga kini, aparat masih mengumpulkan data dan keterangan tambahan di lapangan.













