Daerah  

Jalan Nasional di Aceh Selatan Berlubang, Pengendara Terancam di Tikungan Gunung Penjupian

ACEH SELATAN, Bersuarakita  – Kerusakan badan jalan terjadi di sejumlah titik ruas jalan nasional yang menghubungkan Aceh Selatan dengan Sumatera Utara. Lubang pada badan jalan ditemukan di kawasan Gunung Jambo Hatta hingga turunan Gunung Penjupian, Kecamatan Tapaktuan.

Kondisi tersebut dikeluhkan pengguna jalan karena sejumlah lubang berada di area tikungan. Pada malam hari, keberadaan lubang dinilai sulit terlihat karena minim penerangan di sekitar lokasi.

Pantauan Bersuarakita.id, Senin (28/9/2026), sejumlah pengendara tampak memperlambat laju kendaraan ketika melintasi titik jalan yang rusak. Sebagian pengendara juga terlihat mengambil posisi ke sisi jalan atau menghindari lubang ketika berpapasan dengan kendaraan lain.

Kondisi itu membuat pengguna jalan harus lebih waspada, terutama pengendara sepeda motor. Lubang yang berada di tikungan berpotensi baru terlihat ketika kendaraan sudah berada dalam jarak dekat.

“Kalau malam gelap, lubangnya sering tidak kelihatan. Beberapa kali hampir jatuh karena menghindarinya. Apalagi jalan yang berlubang itu tepat di tikungan, sangat bahaya,” kata Sahida, warga yang kerap melintas di kawasan tersebut.

Menurut Sahida, kerusakan jalan tersebut bukan hanya mengganggu kenyamanan perjalanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Jalur tersebut merupakan bagian dari lintasan utama yang menghubungkan Aceh Selatan dengan wilayah Sumatera Utara. Arus kendaraan di ruas ini berlangsung setiap hari, baik kendaraan masyarakat maupun kendaraan yang melintas antarkabupaten.

Karena itu, warga meminta instansi yang memiliki kewenangan atas ruas jalan tersebut segera melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap titik-titik kerusakan.

“Ini kan jalan lintasan nasional yang selalu ramai dilalui pengendara setiap waktu. Kita berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan untuk menghindari kecelakaan,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan dari instansi terkait mengenai kondisi kerusakan tersebut, termasuk apakah telah dilakukan pemeriksaan lapangan dan kapan perbaikan akan dilakukan.

Warga berharap penanganan tidak menunggu sampai terjadi kecelakaan. Titik-titik jalan yang rusak, terutama yang berada di tikungan, dinilai perlu mendapat perhatian lebih karena menjadi bagian yang sulit diantisipasi pengendara.