ABDYA, Bersuarakita– Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, menghadirkan berbagai program keagamaan sepanjang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Program tersebut dirancang untuk memperkuat nilai spiritual masyarakat sekaligus menciptakan suasana Ramadhan yang penuh kegembiraan, kebersamaan, dan keberkahan.
Kepala KUA Susoh, H. Roni Haldi, Lc, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Ramadhan tahun ini sejalan dengan tema nasional Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu “Joyful Ramadan”, yang mengajak umat Islam menjalani Ramadhan dengan penuh sukacita dalam ibadah serta memperbanyak amal kebajikan.
“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan. Karena itu, KUA Susoh menyusun beberapa program yang tidak hanya bernuansa ibadah, tetapi juga edukatif dan melibatkan masyarakat luas,” ujar H. Roni Haldi.
Salah satu program yang dilaksanakan adalah pengajian kitab Perukunan Arab Melayu yang diikuti oleh seluruh staf KUA Susoh. Pengajian ini menjadi sarana memperdalam pemahaman dasar-dasar fikih ibadah yang selama ini menjadi rujukan masyarakat dalam praktik keagamaan sehari-hari.
Selain itu, KUA Susoh juga menggelar kegiatan Sehari Khatam Al-Qur’an bersama ibu-ibu Majelis Taklim se-Kecamatan Susoh. Kegiatan tersebut yang diikuti 121 ibu-ibu Majelis Taklim Se kecamatan Susoh itu dilaksanakan di Masjid Al-Furqan, Desa Padang Baru, Kecamatan Susoh dan berlangsung dengan penuh khidmat.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya, Dr. H. Marwan, Z. S.Ag., M.M. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif KUA Susoh yang aktif menghadirkan program pembinaan keagamaan yang melibatkan masyarakat, khususnya kaum ibu sebagai penggerak majelis taklim di desa-desa.
Program lainnya yang turut dilaksanakan adalah KuRma (Kuliah Ramadhan), sebuah inovasi dakwah berupa tausiyah singkat berdurasi sekitar satu menit. Materi KuRma disampaikan secara ringkas namun sarat makna, sehingga mudah dipahami dan dapat disebarluaskan melalui media sosial untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Di samping kegiatan dakwah dan pembinaan, KUA Susoh juga menyiapkan flayer khatib Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M sebagai panduan bagi masyarakat dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri di berbagai masjid di Kecamatan Susoh. Selain itu, diterbitkan pula flayer penerimaan dan distribusi zakat fitrah se-Kecamatan Susoh guna memastikan pengelolaan zakat berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Menurut H. Roni Haldi, seluruh rangkaian kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak. “Program Ramadhan ini tidak bisa berjalan sendiri. Kami bekerja sama dengan Pegadaian Syariah Blangpidie, Muspika Kecamatan Susoh, serta berbagai pihak terkait yang turut mendukung suksesnya kegiatan ini,” jelasnya.
Ia berharap melalui berbagai kegiatan tersebut, semangat Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai momentum memperkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan semangat berbagi.
“Semoga Ramadhan tahun ini benar-benar menjadi Ramadhan yang penuh sukacita, menghadirkan ketenangan hati, memperkuat keimanan, dan membawa keberkahan bagi masyarakat Susoh,” pungkasnya.Ramadhan 1447 H, Wujudkan “Joyful Ramadan” yang Penuh Keberkahan– Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, menghadirkan berbagai program keagamaan sepanjang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Program tersebut dirancang untuk memperkuat nilai spiritual masyarakat sekaligus menciptakan suasana Ramadhan yang penuh kegembiraan, kebersamaan, dan keberkahan.
Kepala KUA Susoh, H. Roni Haldi, Lc, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Ramadhan tahun ini sejalan dengan tema nasional Kementerian Agama Republik Indonesia, yaitu “Joyful Ramadan”, yang mengajak umat Islam menjalani Ramadhan dengan penuh sukacita dalam ibadah serta memperbanyak amal kebajikan.
“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat kebersamaan. Karena itu, KUA Susoh menyusun beberapa program yang tidak hanya bernuansa ibadah, tetapi juga edukatif dan melibatkan masyarakat luas,” ujar H. Roni Haldi.
Salah satu program yang dilaksanakan adalah pengajian kitab Perukunan Arab Melayu yang diikuti oleh seluruh staf KUA Susoh. Pengajian ini menjadi sarana memperdalam pemahaman dasar-dasar fikih ibadah yang selama ini menjadi rujukan masyarakat dalam praktik keagamaan sehari-hari.
Selain itu, KUA Susoh juga menggelar kegiatan Sehari Khatam Al-Qur’an bersama ibu-ibu Majelis Taklim se-Kecamatan Susoh. Kegiatan tersebut yang diikuti 121 ibu-ibu Majelis Taklim Se kecamatan Susoh itu dilaksanakan di Masjid Al-Furqan, Desa Padang Baru, Kecamatan Susoh dan berlangsung dengan penuh khidmat.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat Daya, Dr. H. Marwan, Z. S.Ag., M.M. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif KUA Susoh yang aktif menghadirkan program pembinaan keagamaan yang melibatkan masyarakat, khususnya kaum ibu sebagai penggerak majelis taklim di desa-desa.
Program lainnya yang turut dilaksanakan adalah KuRma (Kuliah Ramadhan), sebuah inovasi dakwah berupa tausiyah singkat berdurasi sekitar satu menit. Materi KuRma disampaikan secara ringkas namun sarat makna, sehingga mudah dipahami dan dapat disebarluaskan melalui media sosial untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Di samping kegiatan dakwah dan pembinaan, KUA Susoh juga menyiapkan flayer khatib Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M sebagai panduan bagi masyarakat dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri di berbagai masjid di Kecamatan Susoh. Selain itu, diterbitkan pula flayer penerimaan dan distribusi zakat fitrah se-Kecamatan Susoh guna memastikan pengelolaan zakat berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Menurut H. Roni Haldi, seluruh rangkaian kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak. “Program Ramadhan ini tidak bisa berjalan sendiri. Kami bekerja sama dengan Pegadaian Syariah Blangpidie, Muspika Kecamatan Susoh, serta berbagai pihak terkait yang turut mendukung suksesnya kegiatan ini,” jelasnya.
Ia berharap melalui berbagai kegiatan tersebut, semangat Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai momentum memperkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan semangat berbagi.
“Semoga Ramadhan tahun ini benar-benar menjadi Ramadhan yang penuh sukacita, menghadirkan ketenangan hati, memperkuat keimanan, dan membawa keberkahan bagi masyarakat Susoh,” pungkasnya.













