Banner Bersuarakita
Daerah  

Mayoritas Warga Sawang Aceh Selatan Salat Idul Fitri 21 Maret 2026, Satu Masjid Lebih Awal

ACEH SELATAN,Bersuarakita – Mayoritas masyarakat di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, akan melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu pagi, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut mengikuti imbauan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan serta ketetapan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Sawang, Muhammad Nasir, S.Pd.I, menyampaikan bahwa gema takbiran umumnya akan dimulai pada Jumat malam, 20 Maret 2026. Namun, terdapat perbedaan pelaksanaan di sejumlah masjid di wilayah tersebut.

“Berdasarkan hasil monitoring, dari puluhan masjid yang tersebar di 15 gampong, terdapat 17 masjid yang akan melaksanakan salat Idul Fitri. Mayoritas mengikuti keputusan pemerintah pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Muhammad Nasir, Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, hanya satu masjid yang melaksanakan takbiran lebih awal, yakni Masjid At-Taqwa di Gampong Ujung Padang. Masjid tersebut juga dijadwalkan menggelar salat Idul Fitri pada Jumat pagi, 20 Maret 2026.

“Sementara masjid lainnya masih melaksanakan salat tarawih pada malam Jumat dan mengikuti salat Id pada Sabtu pagi,” tambahnya.

Adapun pelaksanaan salat Idul Fitri di 17 masjid di Kecamatan Sawang telah ditetapkan lengkap dengan imam dan khatib masing-masing. Beberapa di antaranya yakni Masjid Al-Maqramah di Gampong Lhok Pawoh, Masjid Baiturrahmi di Desa Ujung Karang, Masjid Al-Wustha di Gampong Sawang II, serta Masjid Induk Sawang I.

Selain itu, terdapat pula Masjid Nurul Huda di Desa Meuligo, Masjid Babus Salam di Gampong Sikulat, Masjid Al-Ikhlas di Trieng Meuduro Baroh, hingga Masjid Raudhatul Muttaqin di Desa Sawang Ba’u.

Khusus Masjid At-Taqwa di Gampong Ujung Padang, pelaksanaan salat Idul Fitri lebih awal dipimpin oleh Ustadz Sejahtra Ali, S.Pd, yang juga bertindak sebagai khatib.

Muhammad Nasir menegaskan bahwa data tersebut merupakan hasil koordinasi dengan para pemangku kepentingan di tingkat desa dan bersifat tentatif.

“Semoga seluruh rangkaian ibadah Ramadan 1447 Hijriah yang telah dijalani dapat diterima oleh Allah SWT,” pungkasnya.