Daerah  

Ojol dan Keluarga Pasien Keluhkan Tarif Parkir RSUD Yuliddin Away, Sekali Masuk Rp3.000

Keterangan foto: Parkir kendaraan roda dua dan roda empat di RSUD dr. Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan

ACEH SELATAN, Bersuarakita.id – Pungutan parkir di RSUD dr. Yuliddin Away Tapaktuan dikeluhkan sejumlah pengunjung dan pengemudi ojek online (ojol).

Mereka meminta manajemen rumah sakit mengevaluasi sistem parkir, terutama bagi kendaraan yang hanya masuk beberapa menit.

Seorang pengemudi ojol yang meminta namanya tidak disebutkan mengatakan, ia dikenakan tarif Rp3.000 setiap kali masuk ke kawasan rumah sakit, meski hanya untuk mengantar makanan kepada pasien atau tenaga medis.

“Kalau sehari masuk tiga sampai lima kali, biaya parkir bisa mencapai Rp15.000. Kadang lebih,” katanya  kepada wartawan, Sabtu (22/8/2026).

Menurut dia, pungutan parkir sebagai sumber pendapatan BLUD tidak dipersoalkan. Namun, sistemnya dinilai perlu mempertimbangkan kendaraan yang hanya transit dalam waktu singkat.

Keluhan serupa disampaikan keluarga pasien. Seorang warga asal Subulussalam mengaku pernah membayar parkir hingga Rp15.000 dalam sehari karena harus beberapa kali keluar masuk untuk mengurus administrasi, membeli makanan, dan keperluan lainnya.

Para pengunjung berharap RSUD-YA mempertimbangkan sistem parkir berdasarkan durasi atau kebijakan khusus bagi pengemudi ojol dan keluarga pasien yang harus keluar masuk dalam waktu tertentu.

Kasubbag Humas dan Pemasaran RSUD dr. Yuliddin Away, Ns. Hendra Liyusman, S.Kep., MKM., yang dihubungi Bersuarakita.id melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditayangkan.