ACEH SELATAN,Bersuarakita – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Blood For Life Foundation (BFLF) Indonesia. Menindaklanjuti pemberitaan mengenai kondisi Muhammad Abiel Alkhair, bocah berusia 3 tahun 10 bulan asal Desa Air Sialang Tengah, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, yang menderita penyakit bocor jantung dan membutuhkan penanganan medis lanjutan di RSUP H. Adam Malik Medan, BFLF Indonesia kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan, Senin (29/6/2026).
Bantuan tersebut diserahkan oleh Huzairin, SE, selaku Pengurus BFLF Aceh Selatan yang mewakili Pembina BFLF Indonesia, Ujang Kasim. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan serta kebutuhan keluarga selama menjalani proses pengobatan di Medan.
Penyerahan bantuan berlangsung penuh haru dan disaksikan oleh Camat Samadua, Ahmad Yusra, bersama sejumlah tokoh masyarakat dan relawan, di antaranya Huda Rahmat, Gusmawi Mustafa selaku Ketua BFLF Aceh Selatan, M. Dasir Arif, Junaidi atau Bang Jack, Abah Yono, serta anggota Taluak Sepanjang Maso (TSM), Indrawati, Muzakir RA.
Bantuan diterima langsung oleh Muhammad Abiel Alkhair yang didampingi kedua orang tuanya, Rino Saddam Hussein dan Ulka Rianti.
Mewakili Ujang Kasim, Huzairin menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan semata bantuan materi, tetapi juga wujud kasih sayang, kepedulian, dan doa dari masyarakat untuk keluarga Abiel yang tengah berjuang menghadapi cobaan berat.
“Bapak Ujang Kasim berpesan agar keluarga tetap tabah, kuat, dan tidak kehilangan harapan. Ikhtiar harus terus dilakukan, sementara doa jangan pernah berhenti dipanjatkan. Insya Allah, setiap langkah untuk berobat adalah bagian dari ikhtiar yang akan dibalas dengan kemudahan oleh Allah SWT,” ujar Huzairin.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial, khususnya kepada keluarga yang sedang menghadapi ujian kesehatan.
“Ketika ada saudara kita yang sedang diuji dengan sakit, sesungguhnya mereka tidak membutuhkan rasa iba semata, tetapi membutuhkan uluran tangan dan kepedulian kita. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan menjadi energi dan harapan besar bagi keluarga pasien,” katanya.
Tak hanya memberikan bantuan finansial, BFLF Indonesia juga menyediakan fasilitas Rumah Singgah di sekitar RSUP H. Adam Malik Medan yang dapat dimanfaatkan pasien dan keluarga pendamping selama menjalani pengobatan.
Menurut Huzairin, keberadaan Rumah Singgah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban ekonomi keluarga pasien, sekaligus menyediakan tempat istirahat yang layak dan nyaman selama proses pengobatan berlangsung.
“Rumah Singgah ini dihadirkan agar keluarga pasien memiliki tempat beristirahat yang layak, nyaman, dan dapat mengurangi beban biaya selama berada di Medan. Semoga fasilitas ini menjadi manfaat dan menghadirkan ketenangan bagi para pejuang kesembuhan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Samadua, Ahmad Yusra, menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan BFLF Indonesia beserta seluruh pihak yang telah bergotong royong membantu warganya.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Samadua, kami mengucapkan terima kasih kepada BFLF Indonesia dan semua pihak yang telah menunjukkan kepedulian kepada Muhammad Abiel Alkhair. Kepedulian seperti ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih hidup di tengah masyarakat,” katanya.
Ia berharap aksi kemanusiaan tersebut dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk saling membantu dan memperkuat solidaritas sosial.
“Mari kita jadikan kepedulian sebagai budaya. Hari ini mungkin kita membantu orang lain, tetapi suatu saat nanti bisa jadi kitalah yang membutuhkan pertolongan. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda, melapangkan rezeki para dermawan, serta mengangkat penyakit yang diderita Muhammad Abiel Alkhair sehingga dapat tumbuh sehat, ceria, dan menjadi anak yang saleh serta membanggakan kedua orang tuanya,” tuturnya.
Suasana haru dan penuh harapan menutup rangkaian kegiatan tersebut. Seluruh pihak yang hadir berfoto bersama sembari memberikan dukungan moril kepada Abiel dan keluarganya, dengan harapan proses pengobatan di Medan berjalan lancar dan Muhammad Abiel Alkhair segera memperoleh kesembuhan.












