ACEH SELATAN, Bersuarakita – Musyawarah Kabupaten (Muskab) VI Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Selatan resmi dibuka, Kamis (24/9/2026). Kegiatan lima tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi PMI untuk melakukan evaluasi organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan dan kepengurusan untuk periode mendatang.
Muskab VI PMI Aceh Selatan mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kemanusiaan yang Lebih Berkualitas di Bumi Pala Aceh Selatan.”
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pengurus PMI Provinsi Aceh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Selatan, para kepala SKPK, pengurus PMI, relawan, serta insan pers.
Mewakili Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE., M.Sos., Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Selatan menyampaikan bahwa PMI memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
“PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki posisi strategis di tengah masyarakat. Karena itu, PMI dituntut untuk terus menjaga profesionalisme, kemandirian, serta kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan,” ujar Bupati dalam sambutan tertulisnya.
Menurutnya, kondisi geografis Aceh Selatan memiliki tingkat kerentanan terhadap sejumlah bencana alam. Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan seluruh elemen, termasuk PMI, agar mampu memberikan respons secara cepat dan tepat ketika terjadi keadaan darurat.
“Kondisi geografis Aceh Selatan memiliki kerentanan terhadap bencana alam tertentu. Hal ini menuntut PMI untuk senantiasa siap siaga, bergerak cepat, dan adaptif,” katanya.
Bupati menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kemanusiaan perlu diwujudkan melalui respons yang cepat terhadap kondisi darurat serta dukungan terhadap ketersediaan stok darah yang aman dan memadai bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus membangun sinergi dan memberikan dukungan terhadap PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan.
“Kami berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dan PMI dapat terus diperkuat dalam rangka mewujudkan masyarakat yang lebih maju, produktif, dan madani,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran pengurus PMI periode sebelumnya atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi dalam menjalankan pelayanan kemanusiaan di daerah.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua PMI Aceh Selatan, H. Baital Mukadis, SE., mengatakan Muskab merupakan forum tertinggi dalam menentukan arah organisasi PMI di tingkat kabupaten.
Ia berharap Muskab VI dapat menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan yang berkualitas hanya bisa diwujudkan jika kita memiliki sistem organisasi yang sehat, manajemen yang transparan, serta dedikasi relawan yang tinggi,” kata Baital.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Forkopimda, serta seluruh relawan yang selama ini telah mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan kemanusiaan PMI.
Baital berharap seluruh rangkaian Muskab dapat berjalan dengan tertib, demokratis, dan mengedepankan semangat kekeluargaan serta musyawarah mufakat.












