MEDAN, Bersuarakita – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa kepemimpinan dalam pemerintahan tidak semata-mata diukur dari kewenangan dan jabatan, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat melalui pelayanan publik.
Pesan tersebut disampaikan melalui Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, saat menerima 20 peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan II Tahun 2026 dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Aceh yang melakukan studi lapangan pelayanan publik di Balai Kota Medan, Kamis (8/10/2026).
Dalam pertemuan di Ruang Rapat I Balai Kota Medan itu, Laksamana menyampaikan salam dan ucapan selamat datang dari Rico Waas yang berhalangan hadir secara langsung. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala BPSDM Kota Medan Subhan Fajri Harahap.
Menurut Rico, studi lapangan tidak cukup hanya dengan mengamati inovasi pelayanan yang telah diterapkan. Para peserta juga perlu memahami proses di balik inovasi tersebut, mulai dari kepemimpinan, pengelolaan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi hingga pengawasan dan peningkatan mutu pelayanan.
“Bukan kewenangannya atau jabatannya, tetapi dampaknya kepada masyarakat. Itu yang diharapkan dari kepemimpinan pelayanan,” demikian pesan Rico Waas yang disampaikan Laksamana.
Rico menilai, pejabat pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan pelaksanaan pekerjaan dan pelayanan berjalan efektif, berkualitas, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, para peserta diharapkan tidak sekadar mencatat praktik baik yang ditemukan selama studi lapangan, tetapi juga mengidentifikasi cara penerapannya sesuai kebutuhan dan kondisi unit kerja masing-masing.
“Praktik baik yang ditemukan tidak harus diterapkan dengan cara yang sama, tetapi dapat diadopsi dan diadaptasi sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan tersebut dapat menjadi bekal untuk mendorong perbaikan pelayanan di instansi masing-masing.
Pada akhirnya, kepemimpinan birokrasi diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses, cepat, berkualitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menutup pertemuan, Laksamana mengajak para peserta menikmati rangkaian kegiatan selama berada di Kota Medan, termasuk beragam kuliner khas kota tersebut.












