ACEH SELATAN,Bersuarakita – Manajemen BLUD Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, berencana menambah loket pendaftaran pasien rawat jalan serta menyiapkan layanan apotek khusus.
Rencana tersebut disiapkan menyusul meningkatnya volume kunjungan pasien rawat jalan dalam beberapa waktu terakhir. Penambahan fasilitas itu diharapkan dapat mempercepat proses pelayanan masyarakat sebelum menjalani pemeriksaan di poliklinik.
Direktur RSUD dr. H. Yuliddin Away, dr. Erizaldi, M.Kes., Sp.OG., M.H.Kes., melalui Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat dan Pemasaran, Ns. Hendra Liyusman, S.Kep., M.K.M., mengatakan peningkatan jumlah kunjungan menjadi salah satu pertimbangan manajemen dalam melakukan pembenahan layanan.
Sebelumnya, manajemen rumah sakit telah memperluas area ruang tunggu loket pendaftaran pasien rawat jalan. Perubahan tersebut dilakukan untuk mengurangi kepadatan dan membuat antrean pasien lebih tertata.
Hendra, mengatakan, jumlah kunjungan pasien rawat jalan dalam beberapa kesempatan mencapai lebih dari 1.000 pasien per hari. Kondisi tersebut berdampak pada waktu tunggu pelayanan pendaftaran.
“Akhir-akhir ini jumlah kunjungan pasien rawat jalan kita meningkat drastis. Bapak Bupati dan Wakil Bupati menginstruksikan penambahan loket antrean dan apotek pengambilan obat untuk mempermudah serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” kata Hendra, Rabu (16/9/2026).
Menurut dia, saat ini RSUD-YA memiliki sembilan loket pelayanan. Rinciannya terdiri atas satu loket layanan online, dua loket untuk penyandang disabilitas serta lanjut usia, dan enam loket pelayanan umum.
Hendra mengatakan jumlah loket tersebut masih dinilai memadai. Namun, manajemen akan melakukan evaluasi terhadap perkembangan kunjungan pasien untuk menentukan kebutuhan penambahan loket.
“Saat ini ruang antrean sudah diperlebar sehingga kondisi daftar tunggu tidak lagi berdesakan dan terlihat lebih rapi. Jika memang dibutuhkan penambahan, kami akan segera menindaklanjutinya dengan mempertimbangkan sarana dan ketersediaan lokasi,” ujarnya.
Selain loket pendaftaran, manajemen juga mempertimbangkan pembukaan apotek khusus untuk memudahkan pengambilan obat bagi pasien, khususnya masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Samadua dan Tapaktuan.
“Dalam beberapa hari ini kita lihat perkembangannya. Jika memang membutuhkan penambahan, pihak manajemen segera menindaklanjuti, termasuk rencana penambahan apotek khusus bagi masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Samadua dan Tapaktuan,” katanya.
Hendra menjelaskan, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan. Teknis pelayanan akan disusun agar masyarakat yang berasal dari wilayah sekitar Tapaktuan tidak perlu mengalami waktu tunggu yang panjang dalam proses pengambilan obat.
“Ini baru sebatas perencanaan. Nanti akan kita minta pendapat dan arahan pimpinan daerah sehingga rumah sakit ini terus berdaya guna dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat Aceh Selatan,” tutupnya.












