Daerah  

SPPG Tapaktuan Padang Disorot, Omprengan MBG di SMAN 1 Tapaktuan Tak Berlabel

ACEH SELATAN, Bersuarakita – Makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan ke SMAN 1 Tapaktuan, Aceh Selatan, disebut tidak dilengkapi label pada omprengan saat tiba di sekolah, Jumat (25/9/2026).

Pantauan Bersuarakita.id sekitar pukul 10.00 WIB, petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlihat menurunkan sejumlah omprengan dari kendaraan pengangkut makanan di lingkungan SMAN 1 Tapaktuan.

Seluruh omprengan yang terlihat dalam pengantaran tersebut tidak tampak memiliki label pada bagian luarnya.

Saat dikonfirmasi mengenai tidak adanya label, petugas SPPG yang mengantarkan makanan menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan permintaan dari pihak sekolah.

“Ini permintaan sekolah, nanti jadi sampah,” ujar petugas tersebut saat menurunkan omprengan dari kendaraan. Jumat (25/9/2026).

Namun, keterangan tersebut dibantah pihak SMAN 1 Tapaktuan. Kepala SMAN 1 Tapaktuan, Kurnaidi, S.Pd., M.Pd., mengatakan tidak pernah meminta agar label pada omprengan ditiadakan.

“Ini memang pedoman kita untuk membagikan kepada siswa sekitar 700 siswa. Tidak ada permintaan seperti itu,” kata Kurmaidi.

Ia juga mengakui bahwa makanan yang diterima sekolah saat itu tidak dilengkapi label sebagaimana informasi yang diterimanya.

Persoalan label menjadi perhatian dalam pelaksanaan program MBG karena berkaitan dengan identifikasi makanan dan pengawasan distribusi kepada penerima manfaat.

Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya menegaskan pentingnya pengawasan terhadap keamanan pangan dan kualitas layanan MBG. Sekolah juga diminta memastikan makanan yang diterima memenuhi ketentuan sebelum dibagikan kepada siswa.

Selain persoalan label, berdasarkan data Radar MBG BGN yang dipantau pada pukul 10.11 WIB, SPPG Aceh Selatan Tapaktuan Padang, belum melaporkan menu MBG untuk hari tersebut.

Dalam sistem tersebut tercantum keterangan bahwa menu hari itu belum dilaporkan dan data akan ditampilkan setelah penyedia melaporkannya.

Bersuarakita.id masih berupaya meminta klarifikasi dari Kepala SPPG Aceh Selatan Tapaktuan Padang terkait tidak adanya label pada omprengan serta belum tercantumnya menu pada sistem Radar MBG.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak SPPG belum memberikan tanggapan.