SIGLI, Bersuarakita. – Senyum haru terpancar dari wajah pasangan lansia, Jai Mikarza dan Mumun Sofiah, saat rumah sederhana mereka di Desa Lampoh Krueng, Kota Sigli, Aceh, resmi berubah menjadi rumah layak huni. Bantuan tersebut diresmikan langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 011 Lilawangsa, Kolonel Infanteri Ali Imran, sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat kurang mampu.
Peresmian ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam membantu rakyat, sekaligus implementasi kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Renovasi rumah tersebut dilakukan oleh jajaran Kodim 0102 Pidie melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH), dan berhasil diselesaikan tepat waktu di bulan suci Ramadan.
Danrem 011 Lilawangsa, Kolonel Infanteri Ali Imran, menyampaikan apresiasi kepada Komandan Kodim 0102 Pidie, Letkol Infanteri Abdul Hadi, beserta seluruh personel yang telah bekerja keras menyelesaikan renovasi tersebut.
“RTLH ini dibangun oleh Kodim 0102 Pidie. Memang instruksi kami ke jajaran Korem 011 Lilawangsa, jika ada kesulitan rakyat, baik rumah maupun kebutuhan air bersih, agar segera dibantu,” ujar Ali Imran.
Ia menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat menjadi semakin penting, terutama pascabencana banjir dan lumpur yang melanda wilayah Pidie pada November tahun lalu, yang berdampak pada banyak warga.
“Apalagi kita baru saja terkena bencana banjir dan lumpur, banyak masyarakat yang harus dibantu. Ke depan, ini bukan hanya kerja TNI, tetapi perlu sinergi bersama pemerintah daerah, Polri, dan seluruh elemen masyarakat agar semakin peduli,” tambahnya.
Selain meresmikan bangunan, Danrem juga menyerahkan berbagai perlengkapan rumah tangga untuk menunjang kenyamanan pasangan lansia tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi penerima manfaat.
Bagi Jai Mikarza dan keluarganya, bantuan ini merupakan mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni, kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman.
Momentum Ramadan turut memberikan makna tersendiri bagi kegiatan sosial ini. Danrem menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
Program bantuan rumah layak huni ini diharapkan dapat terus berlanjut, menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat kurang mampu dan memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.













