ACEH SELATAN,Bersuarakita – Madrasah Diniyah Muhammadiyah Al Furqan di Desa Batu Itam, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Kondisi itu menjadi perhatian pembina, Kasmarizal atau yang akrab disapa Ujang Kasim.
Ujang Kasim yang merupakan tokoh masyarakat Aceh Selatan yang berdomisili di Jakarta. bersama jajaran pengurus meninjau langsung madrasah yang berada di Jalan Teuku Cut Ali tersebut. Kunjungan itu dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas sekaligus berdialog dengan pengelola dan tenaga pengajar mengenai kebutuhan pendidikan para santri.
Direktur Madrasah Diniyah Muhammadiyah Al Furqan, Ustaz Ridho Fahlevi, mengatakan sejumlah fasilitas dasar masih perlu dilengkapi dan perbaikan untuk menunjang kegiatan belajar.
“Kebutuhannya antara lain ruang belajar, mebel atau perlengkapan sekolah, serta fasilitas air bersih dan sanitasi,” kata Ridho kepada bersuarakita.id. Kamis (3/9/2026).
Menurut ridho, bantuan Ujang Kasim untuk renovasi madrasah menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap upaya pembenahan fasilitas pendidikan.
“Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Ujang Kasim yang telah memberikan bantuan untuk renovasi sekolah ini dan membantu melengkapi kebutuhan fasilitas sekolah. Ini penting agar anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan layak,” ujar Ridho.
Saat ini, Madrasah Diniyah Muhammadiyah Al Furqan menampung sekitar 40 santri berusia 8 hingga 15 tahun. Mereka mengikuti kegiatan belajar dan menghafal Al-Qur’an secara rutin, terutama pada sore dan kedepan akan diwacanakan sampai dengan malam hari.
Madrasah Diniyah Muhammadiyah menyelenggarakan pendidikan keagamaan (Diniyah) seperti pembelajaran Al-Qur’an, tajwid, hadis, fikih ibadah, akhlak, untuk anak-anak di tingkat dasar/menengah setelah jam sekolah umum.
Dalam kunjungannya, Ujang Kasim tidak hanya melihat kondisi fisik madrasah. Ia juga berdialog dengan pengelola dan tenaga pengajar untuk mengetahui kebutuhan yang dianggap penting dalam menunjang proses pendidikan.
“Penguatan pendidikan agama sejak usia dini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter dan nilai moral yang kuat,” ujar Ujang Kasim.
Ia berharap Madrasah Diniyah Muhammadiyah Al Furqan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu bagian dari pengembangan pendidikan keagamaan di Aceh Selatan, khususnya di Kecamatan Tapaktuan.












