Daerah  

Ungkap Penyebab Kematian Anak SD di Bukitmalintang, Polres Madina Terapkan Scientific Crime Investigation

MANDAILING NATAL, Bersuarakita – Polres Mandailing Natal (Madina) bersama Polsek Siabu menurunkan tim penyelidik guna mengusut tuntas peristiwa kematian seorang anak berstatus siswa kelas 2 SD di wilayah Kecamatan Bukitmalintang baru-baru ini.

Penanganan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation atau penyelidikan berbasis ilmu pengetahuan, guna mengungkap fakta material serta memastikan ada atau tidak adanya unsur pidana di balik peristiwa tersebut.

Kapolres Madina, AKBP Bagus Priyandi, melalui Kasi Humas menyampaikan hal tersebut kepada awak media, Sabtu (3/10/2026).

“Peristiwa tersebut saat ini sudah dalam pendalaman oleh Polsek Siabu dan Satuan Reserse Kriminal Polres Madina. Kami telah melaksanakan prosedur autopsi, dan hasilnya akan segera dikoordinasikan dengan tim medis atau dokter ahli guna memastikan secara pasti penyebab utama kematian korban,” ujar Kasi Humas.

Polres Mandailing Natal melalui Satuan Reskrim mendampingi Polsek Siabu melakukan penyelidikan secara intensif. Langkah yang diambil meliputi pengumpulan alat bukti fisik di lapangan, serta pemeriksaan sejumlah saksi. Penyelidik juga telah memfasilitasi pelaksanaan autopsi terhadap jenazah korban sebagai bagian dari pembuktian medis yang objektif.

“Penyelidik dari Satuan Reskrim dan Polsek Siabu tengah bekerja di lapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti material serta meminta keterangan dari para saksi. Hal ini dilakukan demi menguji apakah terdapat unsur tindak pidana maupun peristiwa pidana yang melatarbelakangi meninggalnya korban,” tegas Kapolres Bagus Priyandi.

Terkait informasi yang berkembang di masyarakat, Kapolres mengimbau warga agar menyaring setiap kabar yang beredar dan tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mudah termakan berita bohong. Apabila pihak keluarga, tetangga, atau siapa pun yang memiliki informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan kejadian ini, kami sangat terbuka dan meminta agar dapat segera disampaikan secara resmi kepada Polsek Siabu maupun penyidik Polres Madina guna membantu proses hukum yang sedang berjalan,” pesannya.

AKBP Bagus menegaskan jajarannya berkomitmen mengutamakan prosedur ilmiah dan profesionalisme, serta menyelesaikan seluruh tahapan penyelidikan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan demi kepastian hukum bagi semua pihak. (Bahri Siregar)