Daerah  

Hingga Siang Ini, 40 ASN Daftar Seleksi JPT Aceh Selatan, Tiga Jabatan Eselon II Terancam Gagal karena Minim Pelamar

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Selatan, Hernan, S.Psi,

ACEH SELATAN,Bersuarakita  – Sebanyak sekitar 40 aparatur sipil negara (ASN) telah mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka 15 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan hingga Selasa (4/8/2026) pukul 13.30 WIB.

Namun, tiga jabatan strategis masih kekurangan pelamar sehingga terancam tidak dapat dilanjutkan ke tahap seleksi berikutnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Selatan, Hernan, S.Psi, mengatakan tiga jabatan yang belum memenuhi jumlah minimal pendaftar ialah Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala Dinas Syariat Islam.

“Hingga siang ini jumlah pendaftar sekitar 40 orang. Namun, masih ada tiga jabatan yang belum memenuhi kuota minimal peserta sehingga sesuai ketentuan belum dapat dilanjutkan ke tahapan seleksi,” kata Hernan kepada Bersuarakita.id di ruang kerjanya , Selasa. (4/8/2026)

Menurut Hernan, setiap formasi JPT Pratama harus diikuti minimal empat peserta agar proses seleksi dapat dilaksanakan sesuai ketentuan sistem merit.

“Kalau hanya dua atau tiga orang, seleksi tidak bisa dilaksanakan karena tidak mungkin langsung menghasilkan tiga nama terbaik untuk diajukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Panitia Seleksi (Pansel) tidak berencana memperpanjang masa pendaftaran bagi formasi yang belum memenuhi kuota. Dengan demikian, tahapan seleksi akan tetap berjalan sesuai jadwal untuk jabatan yang telah memenuhi persyaratan.

Hernan mengungkapkan, peserta seleksi tidak hanya berasal dari Aceh Selatan. Sejumlah pelamar datang dari berbagai daerah di Aceh, seperti Sabang dan Subulussalam, bahkan terdapat pendaftar dari luar provinsi, termasuk Sulawesi.

“Karena proses pendaftaran dilakukan secara daring, peserta bisa mendaftar dari mana saja. Namun, kami belum bisa memastikan apakah seluruh pelamar dari luar daerah akan mengikuti seluruh tahapan seleksi,” katanya.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia, seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak akan dimulai pada 5 Agustus 2026, disusul pengumuman hasil seleksi administrasi pada 6 Agustus 2026. Tahapan penilaian kompetensi dijadwalkan berlangsung pada 6–9 Agustus, sedangkan hasil penilaian akan diumumkan pada 10 Agustus 2026.

Setelah seluruh tahapan selesai, panitia akan menyampaikan nama-nama peserta terbaik kepada Pejabat Pembina Kepegawaian untuk memperoleh rekomendasi sebelum dilakukan pelantikan.

“Apabila seluruh proses berjalan sesuai jadwal dan rekomendasi dapat diterbitkan tepat waktu, pelantikan direncanakan pada 13 Agustus 2026,” ujar Hernan.

Seleksi terbuka tersebut dibuka untuk mengisi 15 jabatan pimpinan tinggi pratama, yakni Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Syariat Islam, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sekretaris DPRK Aceh Selatan, Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Panitia seleksi dipimpin oleh Diva Samudra Putra, SE., MM selaku ketua, didampingi Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, MBA sebagai wakil ketua. Adapun anggota panitia terdiri atas Prof. Dr. Said Musnadi, SE., M.Si., Dr. Muhammad Zainal Abidin, ST., MM., CIPA, dan H. Muhammad Rasyid, S.Ag., MM.