PIDIE JAYA,Bersuarakita – Sinergi kepolisian dan sektor kesehatan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, diperkuat. Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi bersama jajaran melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Pidie Jaya di Kecamatan Meurah Dua.
Kunjungan tersebut tak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Pertemuan itu menjadi ruang memperkuat koordinasi dua institusi dalam memastikan pelayanan publik, khususnya bidang kesehatan, dapat menjangkau seluruh masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Intelkam dan Kapolsek Meurah Dua. Kepala Dinkes dan KB Pidie Jaya Eddy Azwar, SKM, M.Kes, menyambut langsung rombongan.
Kapolres menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri dan Dinkes dan KB dalam menjalankan tugas negara. Terlebih, kedua institusi selama ini telah terlibat dalam berbagai kegiatan pelayanan masyarakat.
Mulai dari pengamanan Operasi Ketupat, pos pelayanan kesehatan pada momentum Natal dan Tahun Baru, bakti kesehatan, kampanye kesehatan, hingga pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional.
Menurut Tendri, komunikasi dan koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar masyarakat memperoleh pelayanan terbaik.
“Selama ini Polres Pidie Jaya dengan Dinkes dan KB selalu berkolaborasi dalam berbagai kegiatan. Kami terus membangun komunikasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dinkes dan KB Pidie Jaya memberikan hadiah berupa alat tensi meter kepada Kapolres Pidie Jaya.
Pemberian alat kesehatan itu menjadi simbol dukungan terhadap upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Kepala Dinkes dan KB Pidie Jaya Eddy Azwar mengatakan kunjungan Kapolres menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas pelayanan publik.
Ia menegaskan, kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah.
“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak mendapatkan layanan kesehatan dari pemerintah. Kesehatan adalah hak asasi yang harus dipenuhi,” kata Eddy.
Eddy juga meminta seluruh kepala puskesmas di Pidie Jaya memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Mulai dari ketersediaan obat, kehadiran tenaga dokter, hingga sikap petugas saat melayani warga.
Ia meminta pelayanan kesehatan dilakukan secara humanis dan profesional agar masyarakat merasa aman dan nyaman ketika mengakses fasilitas kesehatan.
“Pastikan ketersediaan obat dan kehadiran dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang berobat. Berikan pelayanan yang humanis dan profesional sehingga nantinya terwujud kesehatan masyarakat yang optimal,” tegasnya.
Dinkes dan KB Pidie Jaya saat ini juga tengah menggencarkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh kelompok usia.
Program tersebut menyasar masyarakat mulai dari bayi hingga lanjut usia.
Eddy mengatakan momentum pemeriksaan kesehatan gratis menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini sekaligus melakukan pencegahan sebelum penyakit berkembang lebih serius.
“Sehat dimulai dari diri sendiri. Mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinkes dan KB Pidie Jaya juga akan menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kemerdekaan Berhadiah pada 17 Agustus 2026 di kawasan Gedung MTQ Pidie Jaya.
Kegiatan tersebut diharapkan semakin mendorong masyarakat untuk menjadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup.
Sinergi Polres Pidie Jaya dan Dinkes dan KB pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Kolaborasi akan terus diarahkan untuk mendukung berbagai program kesehatan sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang cepat, humanis dan merata kepada masyarakat.












