BANDA ACEH,Bersuarakita. – Perum BULOG Kantor Wilayah Aceh kembali menyalurkan minyak goreng bersubsidi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran. Distribusi kali ini mencapai 3.463 ton minyak goreng merek Minyak Kita yang disalurkan bertahap ke berbagai wilayah di Aceh.
Baca Juga :
Warga Tapaktuan Keluhkan Listrik Padam Berulang di Siang Ramadan
Penyaluran dilakukan melalui jaringan mitra resmi BULOG dengan fokus pada pasar tradisional dan titik penjualan strategis di sejumlah kabupaten/kota. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap terjaga di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
Pimpinan Wilayah BULOG Aceh, Ihsan, mengatakan distribusi tersebut menjadi bentuk komitmen negara dalam menjaga stabilitas pasar. “Distribusi Minyak Kita ini kami lakukan untuk menjaga ketersediaan barang di pasaran sekaligus memastikan masyarakat memperoleh minyak goreng dengan harga sesuai ketentuan pemerintah,” ujarnya.
Untuk memastikan harga tetap terkendali, BULOG juga memperketat pengawasan di lapangan. Spanduk Harga Eceran Tertinggi (HET) dipasang di toko pengecer, khususnya yang terdaftar dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Pedagang yang melanggar ketentuan harga akan diberi teguran hingga pencabutan status kemitraan, bahkan berpotensi diproses hukum jika pelanggaran berlanjut.
Baca Juga :
BULOG juga mengimbau pedagang segera mendaftar sebagai mitra resmi agar distribusi lebih terkontrol dan transparan. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus diperkuat guna memantau perkembangan harga di tingkat konsumen.
BULOG menegaskan stok minyak goreng di Aceh masih dalam kondisi aman. Distribusi akan terus dilanjutkan menyesuaikan kebutuhan pasar, dengan harapan ketersediaan tetap stabil dan daya beli masyarakat tetap terjaga.













