BANDA ACEH,Bersuarakita – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan kembali menorehkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan opini WTP tersebut berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Aceh, Banda Aceh, Kamis (25/6/2026).
Opini WTP diterima langsung oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE, M.Sos, dari Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Andri Yogama, SE, MM, Ak.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mirwan didampingi Ketua DPRK Aceh Selatan Rema Mishul Azwa, SE.Ak, Sekretaris Daerah Diva Samudra Putra, SE, MM, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Syamsul Bahri, SH, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan.
Raihan opini WTP ini menjadi indikator bahwa laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan telah disajikan secara wajar sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan dan dinilai bebas dari salah saji material oleh auditor negara.
Selain menjadi bentuk pengakuan atas kualitas laporan keuangan daerah, opini WTP juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Bupati Mirwan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah yang telah bekerja keras menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Pencapaian ini tidak terlepas dari kerja sama, dedikasi, dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Ini adalah hasil kerja bersama yang patut kita syukuri,” kata Mirwan usai menerima opini WTP.
Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah secara profesional.
“Semoga sinergi, integritas, dan akuntabilitas yang telah terbangun dapat terus dipertahankan demi mewujudkan Aceh Selatan yang semakin maju, produktif, dan madani,” ujarnya.












