PIDIE JAYA,Bersuarakita – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kabupaten Pidie Jaya mengirimkan pengurusnya mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) IV tingkat regional yang diikuti peserta dari Provinsi Aceh dan Sumatera Utara sebagai upaya memperkuat kapasitas organisasi dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Pidie Jaya, Muslem Marzuki, mengatakan keikutsertaan pengurus dalam Diklat IV Regional merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) organisasi agar mampu menjalankan program pemberdayaan petani secara lebih efektif.
“Diklat ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi wadah untuk membentuk pengurus yang memiliki kapasitas, integritas, dan semangat pengabdian kepada petani. Kami ingin seluruh pengurus memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga mampu menjalankan program organisasi secara maksimal di tengah masyarakat,” kata Muslem, yang akrab disapa Adoe, dalam keterangannya, Selasa. (28/7/2026)
Menurut dia, materi yang diperoleh selama pelatihan akan menjadi bekal bagi para pengurus untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada petani, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ke daerah masing-masing sehingga organisasi dapat berkontribusi lebih besar terhadap pengembangan sektor pertanian.
“Tani Merdeka harus hadir sebagai organisasi yang mampu menjadi mitra petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan sektor pertanian,” ujarnya.
Muslem menambahkan, DPD Tani Merdeka Pidie Jaya berkomitmen membangun organisasi yang solid, profesional, dan adaptif terhadap berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian, mulai dari peningkatan produktivitas hingga penguatan kelembagaan petani.
Menurut dia, peningkatan kapasitas pengurus merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan program-program yang inovatif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
“Kami optimistis pengurus yang memiliki kompetensi akan mampu memperkuat organisasi sekaligus menghadirkan berbagai program yang lebih bermanfaat bagi petani dan mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Pidie Jaya,” katanya.












