Irma Suryani Ajak Wartawan Kawal Transparansi dan Peningkatan Kualitas Pendidikan di Abdya

ABDYA,Bersuarakita — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Barat Daya (Abdya) Irma Suryani dorong keterbukaan informasi di sektor pendidikan terus diperkuat.

Hal itu disampaikannya pada kegiatan silaturahmi dan coffee morning bersama para Kepala Sekolah Tingkat SMA, SMK, dan SLB serta insan pers di Aula Kantor Cabang Dinas setempat, Selasa (7/4/2026).

Menurut Irma, dunia pendidikan saat ini dituntut semakin terbuka dan akuntabel kepada publik. Dalam konteks tersebut, media memiliki fungsi penting sebagai jembatan informasi antara sekolah dan masyarakat.

“Peran media sangat strategis dalam menyampaikan informasi, edukasi, serta mengawal berbagai program pendidikan agar dapat berjalan dengan baik dan transparan. Keterbukaan informasi menjadi salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan,” ucapnya.

Dirinya menilai, kolaborasi yang sehat antara pihak sekolah dan jurnalis akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan, terutama dalam hal publikasi program, transparansi kebijakan, hingga pengawasan terhadap jalannya kegiatan pendidikan.

“Peran pers sangat strategis, bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial. Karena itu, jangan pernah menganggap sebelah mata justru harus dirangkul sebagai mitra,” ujar Irma.

Ia juga menekankan bahwa komunikasi yang baik antara sekolah, cabang dinas, dan media akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan. Keterbukaan, kata dia, menjadi kunci utama dalam membangun citra positif sekaligus memastikan program berjalan efektif.

Dalam forum tersebut, Irma turut mengajak seluruh kepala sekolah untuk lebih aktif menjalin hubungan dengan media, sehingga berbagai capaian, inovasi, serta tantangan di dunia pendidikan dapat diketahui secara luas oleh masyarakat.

Sementara itu, salah satu jurnalis di Abdya, Muhammad Taufik, menyambut positif inisiatif yang dilakukan Cabang Dinas Pendidikan. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah awal yang baik dalam membangun komunikasi yang lebih profesional dan berimbang.

“Kami tentu mengapresiasi kegiatan seperti ini. Sinergi antara jurnalis dan dunia pendidikan sangat penting, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat,” kata Taufik.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar hubungan yang telah terjalin semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Abdya.

Dengan terbangunnya komunikasi yang lebih terbuka dan kolaboratif, diharapkan peran media dan dunia pendidikan dapat berjalan beriringan dalam mendorong terwujudnya pendidikan yang berkualitas, transparan, dan berdaya saing di Abdya.

Kontributor : Erdawati