ACEH SELATAN,Bersuarakita – Kesuksesan kerap identik dengan kemewahan. Namun tidak demikian dengan Ujang Kasim, putra Aceh Selatan yang kini menetap di Jakarta dan dikenal sebagai pengusaha sukses. Di balik pencapaiannya, Ujang justru mempertahankan satu hal yang jarang berubah sejak muda kesederhanaan.
Dalam berbagai kesempatan, baik acara resmi maupun kegiatan santai, Ujang Kasim kerap terlihat mengenakan sandal jepit. Penampilan sederhana itu kembali mencuri perhatian saat dirinya pulang ke kampung halaman beberapa waktu lalu.
Ketika menghadiri peresmian Rumah Singgah H. Muhammad Kasim Bin Chairuman Blood For Life Foundation (BFLF) yang diresmikan oleh Bupati Aceh Selatan, Ujang Kasim tertangkap kamera wartawan mengenakan sandal Swallow, merek sandal jepit yang akrab dengan masyarakat Indonesia. Pemandangan serupa juga terlihat saat peresmian Mushalla H. Muhammad Kasim di Kecamatan Samadua.
Di tengah suasana acara yang dihadiri tokoh masyarakat, pejabat daerah, dan tamu undangan, Ujang tampil apa adanya. Tanpa sepatu mahal atau atribut kemewahan yang biasanya melekat pada kalangan pengusaha, ia membaur dengan warga layaknya masyarakat biasa.
Bukan hanya dirinya, sang istri juga terlihat tampil sederhana dan jauh dari kesan glamor. Kehadiran pasangan tersebut justru mendapat simpati dan apresiasi dari masyarakat yang hadir.
Bagi warga yang mengenalnya sejak lama, kesederhanaan itu bukanlah pencitraan. Karakter tersebut sudah melekat sejak masa muda dan tidak berubah meski kehidupannya kini jauh lebih mapan.
Salah seorang rekannya, Rinal, mengaku tidak heran melihat Ujang Kasim tetap tampil sederhana meski telah sukses merantau ke ibu kota.
“Itu kawan saya waktu sekolah. Walaupun beda angkatan, saya cukup dekat dengan beliau. Memang orangnya sederhana dan tidak berubah sejak dulu,” kata Rinal.
Menurutnya, Ujang merupakan sosok yang mudah bergaul dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat, terutama warga kampung halamannya di Aceh Selatan.
Kesederhanaan Ujang Kasim menjadi pesan bahwa keberhasilan tidak selalu harus ditunjukkan melalui kemewahan. Di tengah budaya pamer gaya hidup yang kian marak, ia memilih tetap tampil apa adanya, menjaga kedekatan dengan masyarakat, dan tidak melupakan akar tempat dirinya berasal.
Bagi banyak warga Aceh Selatan, sosok Ujang Kasim bukan hanya dikenal karena keberhasilannya di perantauan, tetapi juga karena sikap rendah hati yang tetap terjaga. Sandal jepit yang dikenakannya mungkin terlihat sederhana, namun bagi sebagian orang, itulah simbol bahwa kesuksesan sejati tidak membuat seseorang kehilangan jati diri.












