Daerah  

Polres Aceh Selatan Gelar Gaktibplin, 50 Personel Jalani Tes Urine dan Pemeriksaan Senjata Api

ACEH SELATAN, Bersuarakita — Polres Aceh Selatan, Polda Aceh, menggelar Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin, profesionalisme, serta pengawasan internal terhadap personel kepolisian.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., itu dilaksanakan usai apel pagi di Lapangan Apel Polres Aceh Selatan, Selasa (21/7/2026).

Gaktibplin tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Aceh dengan sejumlah sasaran pemeriksaan, mulai dari sikap tampang, kelengkapan administrasi personel, deteksi dini penyalahgunaan narkoba hingga pemeriksaan senjata api dinas.

Pemeriksaan diawali dengan pengecekan penampilan personel, meliputi kerapian rambut dan jenggot, penggunaan seragam dinas, atribut kepolisian, serta aspek lain yang berkaitan dengan ketentuan disiplin anggota Polri.

Petugas kemudian memeriksa kelengkapan administrasi personel, seperti Kartu Tanda Anggota (KTA), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), serta dokumen pendukung lainnya.

Sebanyak 50 personel selanjutnya menjalani tes urine secara acak menggunakan Rapid Diagnostic Test IS DOA 6 Drugs Panel Test. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal Polri.

Hasilnya, seluruh personel yang menjalani tes urine dinyatakan negatif.

Pemeriksaan juga menyasar senjata api dinas. Wakapolres Aceh Selatan Kompol M. Jafaruddin, S.E., M.A.P., bersama personel Sipropam melakukan pengecekan terhadap kondisi fisik senjata, kelengkapan administrasi, prosedur penyimpanan, serta pengamanan gudang senjata.

Dari hasil pemeriksaan, administrasi dan penyimpanan senjata api dinas dinyatakan dalam kondisi tertib dan terkendali.

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah mengatakan, Gaktibplin tidak sekadar menjadi agenda pemeriksaan rutin, tetapi merupakan bagian dari pembinaan dan pengawasan internal untuk memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai aturan.

“Melalui kegiatan Gaktibplin ini, kami memastikan setiap personel tidak hanya berpenampilan rapi dan melengkapi administrasi kedinasan, tetapi juga terbebas dari penyalahgunaan narkoba serta bertanggung jawab dalam penggunaan dan penyimpanan senjata api dinas,” kata Ricki.

Polres Aceh Selatan menegaskan akan terus memperkuat pengawasan internal dan pembinaan personel guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya institusi kepolisian yang bersih, disiplin, profesional, dan Presisi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.