ACEH SELATAN, Bersuarakita – Salah satu pendiri PNA Abrar Muda secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan sekaligus keanggotaan Partai Nanggroe Aceh (PNA).
Pernyataan pengunduran diri tersebut disampaikan melalui surat tertanggal 22 Juli 2026.
Dalam suratnya, Abrar menyampaikan keputusan tersebut sebagai bentuk pengunduran diri secara resmi dari seluruh aktivitas dan keanggotaan di Partai PNA.
“Saya mengucapkan secara resmi mengundurkan diri dari kepengurusan dan anggota Partai PNA,” tulis Abrar dalam surat pengunduran dirinya.
Abrar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran serta anggota PNA atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya bergabung dan menjalankan tugas di partai tersebut.
Ia turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, selama berinteraksi secara pribadi maupun dalam menjalankan tanggung jawab kepartaian.
“Saya mohon maaf atas segala kesalahan yang sengaja maupun tidak disengaja dalam hubungan pribadi maupun dalam kepengurusan partai,” demikian isi surat tersebut.
Abrar Muda kembali menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota Partai PNA atas dukungan serta kerja sama yang telah diberikan selama dirinya menjadi bagian dari partai tersebut.












