ACEH SELATAN,Bersuarakita – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Selatan menyelenggarakan kegiatan Literasi Keuangan di Kampung KB (Keluarga Berkualitas) yang berlangsung di Aula Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para Camat se-Kabupaten Aceh Selatan, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), dewan guru SD, MIN, SMP, MTsN, SMA/sederajat, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Penyuluh P3K, Tim Pendamping Keluarga (TPK), para Keuchik, serta berbagai unsur lintas sektor yang memiliki peran strategis dalam mewujudkan keluarga berkualitas di Kabupaten Aceh Selatan.
Plt. Kepala DP3AKB Kabupaten Aceh Selatan, Hj. Cut Harnalis, SP, dalam sambutannya mengatakan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, tangguh, dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan daerah maupun bangsa.
“Hari Keluarga Nasional mengingatkan kita bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak. Di dalam keluargalah nilai-nilai agama, akhlak, kasih sayang, disiplin, dan tanggung jawab mulai ditanamkan. Oleh karena itu, keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang berkualitas dan menjadi modal utama menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Hj. Cut Harnalis.
Ia menjelaskan bahwa tantangan keluarga saat ini semakin kompleks. Selain perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, keluarga juga dihadapkan pada berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan perubahan pola pengasuhan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus berkolaborasi dalam memperkuat ketahanan keluarga.
Menurutnya, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah meningkatkan literasi keuangan keluarga agar setiap rumah tangga mampu mengelola pendapatan secara bijaksana, merencanakan masa depan, serta menciptakan kemandirian ekonomi keluarga.
“Ketahanan keluarga tidak hanya dibangun melalui kasih sayang dan pendidikan karakter, tetapi juga melalui kemampuan mengelola keuangan dengan baik. Keluarga yang mampu merencanakan keuangan secara bijaksana akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tambahnya.
Pada kegiatan tersebut, materi Literasi Keuangan disampaikan oleh Salman Al Farisi dari Bank Aceh Syariah Cabang Tapaktuan. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya meningkatkan literasi keuangan masyarakat, mulai dari pengelolaan keuangan rumah tangga, budaya menabung, perencanaan keuangan keluarga, hingga pemanfaatan layanan keuangan syariah secara bijaksana sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera.
Selanjutnya, Kepala Bidang Keluarga Berencana DP3AKB Kabupaten Aceh Selatan, Sahar, menyampaikan materi mengenai Delapan Fungsi Keluarga serta Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Ia menegaskan bahwa delapan fungsi keluarga merupakan fondasi dalam membentuk keluarga yang harmonis, mulai dari fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, hingga pembinaan lingkungan. Sementara itu, Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Hari Pertama Sekolah menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ida Mestika, selaku Jabatan Fungsional Penyuluh Keluarga Berencana (Japung KKB), yang memaparkan berbagai program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN). Materi tersebut mencakup arah kebijakan pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, pembinaan Kampung KB, penguatan ketahanan keluarga, serta berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dari keluarga.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan keuangan keluarga, tetapi juga semakin memahami pentingnya menjalankan fungsi-fungsi keluarga secara optimal serta mendukung berbagai program pembangunan keluarga yang dilaksanakan pemerintah.
Mengakhiri sambutannya, Hj. Cut Harnalis mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dalam membangun keluarga yang harmonis, mandiri, dan berkualitas.
“Mari kita jadikan rumah sebagai tempat yang paling aman, paling nyaman, dan paling dirindukan oleh anak-anak. Warisan terbaik yang dapat kita berikan bukan hanya harta, tetapi akhlak yang mulia, pendidikan yang baik, kasih sayang yang tulus, serta keteladanan dalam kehidupan. Dari keluarga yang berkualitas akan lahir generasi yang hebat, masyarakat yang sejahtera, dan Aceh Selatan yang semakin maju.”
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh DP3AKB Kabupaten Aceh Selatan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, harmonis, dan berkualitas sebagai pilar utama pembangunan daerah.












