ACEH SELATAN, Bersuarakita – Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memprioritaskan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) selama 12 bulan penuh, meskipun pemerintah daerah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.
Komitmen tersebut disampaikan Mirwan saat memimpin apel gabungan di halaman Kantor Bupati Aceh Selatan, Senin (19/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan pencapaian target kerja di seluruh satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK).
Menurut Mirwan, kebijakan pembayaran TPP selama setahun merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap dedikasi ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Meskipun kita berada dalam kondisi efisiensi anggaran, kami tetap memprioritaskan dan mengedepankan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama 12 bulan penuh,” kata Mirwan dalam sambutannya.
Ia menyebutkan, kebijakan tersebut merupakan wujud penghargaan dan kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan ASN beserta keluarganya. Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa dukungan kesejahteraan harus berjalan seiring dengan peningkatan kinerja dan tanggung jawab aparatur.
Dalam arahannya, Mirwan menegaskan bahwa disiplin merupakan salah satu indikator profesionalisme ASN. Disiplin yang dimaksud tidak hanya menyangkut kehadiran, tetapi juga ketepatan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan serta kemampuan memanfaatkan jam kerja secara optimal.
Ia meminta seluruh ASN bekerja secara sungguh-sungguh, jujur, dan bertanggung jawab agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.
Selain kedisiplinan individu, Bupati menyoroti pelaksanaan program dan kegiatan di setiap SKPK. Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah memastikan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan, baik dari sisi realisasi keuangan maupun realisasi fisik.
Untuk memastikan target tersebut tercapai, Mirwan secara khusus memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) melakukan evaluasi kinerja secara berkala terhadap kepala SKPK beserta jajaran di bawahnya.
“Saya perintahkan kepada saudara Sekda untuk dapat mengevaluasi saudara-saudara sekalian secara berkala, baik kepala SKPK maupun jajaran di bawahnya,” ujarnya.
Arahan tersebut menegaskan bahwa pelaksanaan program pemerintah daerah tidak cukup hanya diukur dari kegiatan administratif, tetapi juga harus dilihat dari pencapaian target yang telah ditentukan.
Evaluasi berkala diharapkan menjadi instrumen pengawasan untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan setiap perangkat daerah menjalankan tanggung jawabnya secara terukur.
Mirwan mengakui tantangan penyelenggaraan pemerintahan ke depan tidak semakin ringan, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat dan tantangan fiskal daerah.
Namun, ia menegaskan bahwa ASN tetap menjadi ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan sekaligus penggerak utama pelaksanaan pembangunan daerah.
Karena itu, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan dedikasi, kedisiplinan, maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah kabupaten memperkuat kebersamaan, meningkatkan inovasi, serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil.
Menurut Mirwan, keberhasilan pembangunan daerah membutuhkan aparatur yang tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap target program dan kebutuhan masyarakat.
Ia berharap penguatan disiplin dan evaluasi kinerja dapat mendorong terwujudnya Aceh Selatan yang lebih maju, produktif, dan madani.
“Dengan semangat kebersamaan, kedisiplinan yang tinggi, serta rasa tanggung jawab yang kuat, saya yakin kita mampu melewati setiap tantangan tersebut,” kata Mirwan.












