Daerah  

Bupati – Wakil Bupati Pidie Jaya Pasang “Alarm Kinerja”: 10 Agenda Prioritas Jadi Pegangan ASN

PIDIE JAYA,Bersuarakita – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Pidie Jaya menetapkan arah baru tata kelola pemerintahan melalui rapat koordinasi strategis yang dipimpin langsung Bupati Sibral Malasyi bersama Wakil Bupati Hasan Basri.

Dalam forum yang diikuti seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), kepemimpinan daerah menegaskan 10 agenda prioritas yang akan menjadi fokus utama pembangunan dan kinerja aparatur sipil negara (ASN).

Rapat tersebut bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan menjadi momentum penegasan arah kebijakan yang lebih tegas, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.

10 Agenda Jadi Kompas Pemerintahan

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya perubahan pola kerja ASN yang lebih disiplin, responsif, dan inovatif. Sepuluh poin utama yang menjadi fokus di antaranya:

Penguatan integritas dan disiplin ASN

Peningkatan kinerja dan akuntabilitas

Pelayanan publik yang prima

Sinkronisasi dan kolaborasi antar SKPK

Percepatan realisasi program prioritas

Respons cepat terhadap isu dan kebutuhan masyarakat

Pemanfaatan teknologi dan inovasi

Penguatan kepemimpinan dan keteladanan

Komitmen terhadap visi dan misi daerah

Peningkatan efektivitas tata kelola pemerintahan

Menurut Sibral Malasyi, agenda tersebut bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi pedoman kerja nyata bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.

“ASN harus hadir sebagai solusi, bukan bagian dari masalah. Kita ingin pelayanan yang cepat, tepat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

 Dorong Perubahan Nyata di Lapangan

Rapat koordinasi ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah ingin mempercepat realisasi program, terutama di sektor pelayanan publik dan pembangunan pascabencana.

Wakil Bupati Hasan Basri menambahkan, sinergi antar instansi menjadi kunci agar program yang dirancang tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kolaborasi adalah kunci. Tanpa itu, target pembangunan sulit tercapai maksimal,” ujarnya.

Dengan ditetapkannya 10 agenda prioritas ini, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menargetkan adanya perubahan nyata dalam kinerja birokrasi—lebih profesional, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat.

Langkah ini sekaligus menjadi penanda bahwa arah pemerintahan ke depan tidak lagi hanya berbasis administrasi, tetapi berorientasi pada dampak langsung bagi masyarakat.