Banner Bersuarakita
Daerah  

Sanggar Paleut Aulia Samadua Sabet Juara Utama Festival Rapa’i Debus Aceh Selatan 2025

ACEH SELATAN, Bersuarakita – Aksi memukau Sanggar Paleut Aulia asal Kecamatan Samadua berhasil mengantarkan mereka meraih juara utama Festival Rapa’i Debus 2025 dari 28 sanggar tampil di Festival Rapa’i Debus. Ribuan penonton terpukau oleh kedahsyatan atraksi tradisi warisan leluhur ini.

Penampilan Paleut Aulia dinilai nyaris sempurna dengan total nilai 410, mengungguli Sanggar Mutiara Sakti dari Desa Indra Damai, Kecamatan Kluet Selatan, yang menempati posisi kedua dengan nilai 385. Sementara juara ketiga diraih Sanggar Kumala Sakti, juga dari Desa Indra Damai, Kecamatan Kluet Selatan, dengan total nilai 380.

Festival yang berlangsung meriah itu ditutup langsung oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya leluhur di tengah derasnya arus teknologi dan pengaruh global.

Aceh Selatan sangat kaya dengan seni budaya, baik dalam tarian, musik maupun teater. Rapa’i Debus merupakan salah satu warisan penting yang harus kita jaga agar tidak hilang dimakan zaman. Kegiatan ini kami proyeksikan menjadi agenda tahunan bergengsi demi pelestarian budaya daerah,” ungkap Bupati Mirwan Selasa (17/5/2025) malam.

Ia juga mengingatkan generasi muda untuk tidak terjebak dalam budaya asing yang bisa mengikis identitas bangsa.

Warisan ini harus terus hidup agar dapat dinikmati lintas generasi,” pungkasnya.

Selain Bupati, kegiatan penutupan turut dihadiri jajaran Forkopimda, para kepala SKPK, tokoh masyarakat, serta ribuan penonton yang memenuhi lokasi acara.

Ketua Panitia, Teuku  Muhasibi,S.Sos M.Si  melaporkan bahwa festival ini sepenuhnya digelar oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Ia juga menyampaikan besaran hadiah bagi para pemenang juara pertama meraih Rp10 juta, juara kedua Rp7 juta, dan juara ketiga Rp5 juta.

Dengan keberhasilan ini, Sanggar Paleut Aulia tidak hanya membawa pulang gelar juara, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai salah satu ikon seni tradisi Aceh Selatan yang patut dibanggakan.