ACEH SELATAN, Bersuarakita – Sarifuddin resmi terpilih sebagai Keuchik Gampong Jambo Apha, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, setelah meraih 323 suara dari total 718 pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung), Kamis (18/12/2025).
Pilchiksung Jambo Apha merupakan bagian dari pemilihan serentak di 152 desa se-Kabupaten Aceh Selatan. Di Jambo Apha, enam kandidat bersaing memperebutkan kepercayaan masyarakat. Pemungutan suara digelar di halaman DPRK Aceh Selatan dan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.30 WIB. Proses pemungutan hingga penghitungan suara berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Pelaksana Tugas Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis hadir memantau jalannya pemilihan, didampingi Camat Tapaktuan Muflizar. Dalam kesempatan tersebut, Baital Mukadis berharap Pilchiksung berjalan damai dan lancar hingga tuntas.
“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam demokrasi. Siapa pun yang terpilih, kita berharap mampu mengayomi masyarakat, khususnya di Gampong Jambo Apha,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tapaktuan Muflizar menyampaikan bahwa Pilchiksung di wilayahnya dilaksanakan di lima desa, yakni Jambo Apha, Air Berudang, Hulu, Lhokrukam, dan Panton Luas. Ia menegaskan pentingnya menjaga kemurnian pilihan rakyat serta menolak segala bentuk praktik politik uang.
“Pemilihan ini harus benar-benar murni dari hati nurani masyarakat. Jika ditemukan money politics, tentu akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Ketua Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Gampong Jambo Apha, Surnadi, memastikan seluruh tahapan berjalan lancar tanpa insiden. Aparat keamanan dari TNI dan Polri turut bersiaga selama proses berlangsung. Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 964 orang, tercatat 718 pemilih hadir ke TPS, sementara 246 lainnya tidak menggunakan hak pilih. Anggaran Pilchiksung, kata dia, bersumber murni dari Dana APBG.
Keuchik terpilih Sarifuddin menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen menjadikan pembangunan desa sebagai prioritas utama usai pelantikan.
“Fokus kami membangun desa agar masyarakat makmur, aman, dan sejahtera,” kata Sarifuddin. Sejumlah program prioritas yang disampaikannya meliputi penyelesaian tanggul sungai yang belum rampung, pembangunan jembatan gantung penghubung antardusun, peningkatan kesejahteraan fakir miskin dan anak yatim, pembukaan lapangan kerja, serta penguatan sektor pertanian.
Selain itu, Sarifuddin juga menegaskan rencananya membangun jembatan permanen di sekitar Kantor Keuchik.
“Program ini akan kami siapkan secara terukur melalui pendataan dan perencanaan desa, lalu diusulkan agar bisa direalisasikan sesuai komitmen yang telah kami sampaikan kepada masyarakat,” pungkasnya.












