Daerah  

Usai Lantik 21 Pejabat, Bupati Pidie Jaya Langsung Terjun ke Lokasi Banjir Tengah Malam

PIDIE JAYA,Bersuarakita – Belum lama melepas jas pelantikan 21 pejabat eselon II di oproom lantai dua Kantor Bupati, Rabu malam, Bupati Sibral Malasyi langsung berganti pakaian dan bergegas menuju lokasi banjir yang masih merendam sejumlah desa di Pidie Jaya.

Dengan mengenakan sepatu boat berwarna kuning, Sibral turun langsung memantau dampak luapan Krueng Meureudu yang hingga malam hari masih menggenangi permukiman warga. Banjir yang terjadi hampir bersamaan dengan agenda pelantikan tersebut merendam sejumlah titik di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Munawar Ibrahim, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Ari Khan, Plt Kepala BPBD Okta, Kabid Ketahanan Pangan M. Nur, serta Kabag Humas Riza Andika.

Rombongan pertama kali menuju Desa Pante Beureune, salah satu wilayah yang dilaporkan terdampak cukup parah. Di lokasi tersebut, air masih tinggi dan sejumlah warga dilaporkan terjebak di dalam rumah sehingga sulit ditembus kendaraan.

Bupati sempat berdiri di tepi genangan dan berbincang dengan warga yang berhasil mendekat. Ia memastikan kondisi masyarakat serta meminta jajaran terkait segera memetakan kebutuhan mendesak, terutama logistik dan evakuasi bagi warga rentan.

Karena akses menuju beberapa titik di Pante Beureune tidak bisa dilalui akibat derasnya arus dan tingginya air, rombongan kemudian bergerak ke Desa Dayah Kruet dan Desa Blang Cut.

Untuk menjangkau wilayah tersebut, Bupati dan tim menggunakan kendaraan double cabin guna menembus genangan yang masih merendam badan jalan.

Peninjauan lapangan itu dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan cepat, terutama dalam pendistribusian bantuan dan koordinasi tanggap darurat di tingkat desa.

Hingga malam hari, luapan sungai masih menggenangi sejumlah permukiman. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan debit air sambil bersiaga jika kondisi memburuk.

Langkah cepat Bupati turun langsung ke lapangan usai pelantikan menjadi sorotan, mengingat banjir kali ini terjadi di tengah upaya pemulihan pascabencana sebelumnya yang juga melanda wilayah tersebut beberapa bulan lalu.

Kontributor : Jamal pangwa