Daerah  

Farid Duha Situmorang Terpilih sebagai Ketua Umum HMI Komisariat FP USK Periode 2026–2027

BANDA ACEH,Bersuarakita — Rapat Anggota Komisariat (RAK) ke-XXXVII yang digelar di Aula Insan Cita, Banda Aceh, menetapkan Farid Duha Situmorang sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026–2027. Ia terpilih untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Riski Alfandi.

Dalam penyampaian visi dan misinya, Farid menegaskan komitmennya untuk menjadikan HMI sebagai garda perjuangan intelektual dan sosial dalam melawan ketimpangan serta ketidakadilan. Ia menekankan pentingnya membangun organisasi yang bergerak dengan akal sehat, pikiran yang tajam, wawasan yang luas, serta diwujudkan melalui tindakan nyata.

Adapun visi yang diusung Farid adalah “Mewujudkan HMI sebagai garda perjuangan intelektual dan sosial dalam melawan ketimpangan serta ketidakadilan, dengan akal sehat, pikiran yang tajam, wawasan yang luas, dan tindakan nyata.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, Farid membawa lima misi utama, yaitu Ia menekankan penguatan kader yang kritis dan peka terhadap persoalan rakyat, mendorong budaya kajian, advokasi, dan aksi, serta membangun kepemimpinan yang adil, berani, dan berpihak kepada masyarakat lemah

Farid juga menyampaikan harapannya agar HMI Komisariat FP USK ke depan terus menjadi ruang pembinaan yang mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan keberpihakan terhadap kepentingan umat dan rakyat.

Sementara itu, Ketua Umum demisioner, Riski Alfandi, turut menyampaikan pesan penuh makna dalam pidato perpisahannya. Ia berharap HMI Komisariat FP USK tetap menjaga kekompakan di tengah dinamika organisasi yang terus berjalan.

“Saya berharap HMI Komsat FP tetap kompak. Di dalam komisariat, dinamika bahkan proses berpolitik adalah hal yang wajar dan perlu, selama semuanya tetap berjalan dalam semangat persaudaraan dan tujuan bersama. Yang terpenting, ketua dan anggota harus saling mendukung, saling menguatkan, dan saling menjaga, karena organisasi ini hanya bisa maju jika dibangun bersama-sama,” ujar Riski.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara tulus apabila selama masa kepengurusannya masih terdapat kekurangan dan kesalahan, baik secara pribadi maupun dalam menjalankan amanah organisasi.

“Saya memohon maaf apabila selama satu periode kepengurusan ini masih banyak kekurangan. Semoga kita semua tetap istiqamah, terus menjaga semangat perjuangan, dan selalu diberi kekuatan untuk melangkah di jalan kebaikan,” tuturnya.

Dengan terpilihnya Farid Duha Situmorang sebagai Ketua Umum yang baru, diharapkan HMI Komisariat FP USK mampu terus berkembang menjadi organisasi yang progresif, kritis, dan responsif terhadap persoalan zaman, tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman, intelektualitas, dan solidaritas kader.