Daerah  

SOB XIII SMAN Unggul Tapaktuan Digelar, 576 Peserta Unjuk Inovasi dan Bakat

MA Negeri Unggul Tapaktuan kembali menggelar ajang tahunan Smart On Brilliant (SOB) XIII

ACEH SELATAN,Bersuarakita — SMA Negeri Unggul Tapaktuan kembali menggelar ajang tahunan Smart On Brilliant (SOB) XIII yang diikuti ratusan pelajar dari wilayah barat selatan Aceh. Kegiatan ini mengusung tema “Harmony in Motion Future Through Innovation” dan berlangsung selama empat hari dengan total 14 cabang perlombaan.

Kepala SMAN Unggul Tapaktuan, Haniatun, SE., M.Si., mengatakan SOB merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan sejak 2012. Ia menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda.

“Di era disrupsi Society 5.0, siswa tidak cukup hanya mengandalkan hafalan. Mereka harus menjadi inovator yang mampu memadukan ilmu pengetahuan, seni, dan nilai-nilai agama,” ujar Haniatun.

Menurutnya, SOB dirancang sebagai “laboratorium karakter” yang mendorong peserta untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kepercayaan diri, serta menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan akhlak mulia.

Sebanyak 576 peserta dari berbagai sekolah di Aceh Barat Selatan ambil bagian dalam kegiatan ini. Perlombaan terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari tingkat SMP, SMA, hingga umum. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan antara lain Olimpiade Sains (USOC), Lomba Cerdas Cermat (LCC), vokal solo, debat bahasa Inggris dan Indonesia, tahfiz Al-Qur’an, hingga seni budaya seperti rapa’i.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Selatan, Annadwi, S.Pd., M.M., mengapresiasi pelaksanaan SOB XIII. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi siswa untuk menyalurkan minat dan bakat.

“Ajang ini bukan semata mencari pemenang, tetapi menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pelajar. Kami berharap peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta, Haikal Alhadi, siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kluet Selatan, mengaku telah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti lomba vokal solo.

“Kami latihan intensif sejak tujuh hari sebelum lomba. Bahkan menjaga kondisi tenggorokan setiap hari. Targetnya tentu ingin meraih juara dan membanggakan sekolah,” ujarnya.

Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE., S.Sos., dalam sambutannya menegaskan bahwa SOB bukan sekadar perlombaan, melainkan tradisi intelektual yang menjaga semangat kompetisi di kalangan pelajar.

“Tema tahun ini mengingatkan kita bahwa kemajuan hanya bisa dicapai melalui kebersamaan dan inovasi. Masa depan adalah milik mereka yang berani mencoba dan tidak takut gagal,” kata Mirwan.

Ia juga berpesan kepada para peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai momentum membangun jejaring pertemanan, meningkatkan kapasitas diri, serta terus berinovasi menghadapi tantangan zaman.

Dengan penyelenggaraan SOB ke-13 ini, diharapkan lahir generasi muda Aceh Selatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan.