ACEH SELATAN,Bersuarakita – Potensi wisata alam di Kabupaten Aceh Selatan kembali mendapat sorotan. Kali ini datang dari Ujang Kasim, warga Aceh Selatan yang telah lama merantau ke luar negeri dan kini menetap di Jakarta. Ia mengaku terkesan dengan keaslian Sungai Krueng Kluet yang dinilai memiliki daya tarik wisata luar biasa.
Menurut Ujang, pengalaman menjelajahi sungai tersebut memberikan kesan berbeda dibandingkan destinasi serupa di Eropa. “Di Eropa mungkin ada yang alami, tapi di sini saya merasakan sesuatu yang lebih alami. Airnya yang khas, dan sejuk ,” ujarnya saat berkunjung ke objek wisata Batu Gajah , Minggu (26/4/2026)
Sungai Krueng Kluet yang terletak di Kecamatan Kluet Tengah dikenal memiliki arus deras yang menantang. Kondisi ini justru menjadi magnet bagi wisatawan, khususnya pecinta petualangan seperti arung jeram. Ditambah lagi, panorama pegunungan hijau di sepanjang aliran sungai semakin memperkuat daya tarik kawasan tersebut.
Ujang berharap pengembangan sektor pariwisata di kawasan ini dapat dilakukan secara terarah tanpa merusak keaslian alam. Ia menilai, wisata berbasis petualangan seperti jelajah sungai dapat menjadi andalan daerah jika dikelola dengan baik.
Selain itu, ia juga mengusulkan adanya program edukatif seperti kegiatan berkemah bagi pelajar. Program tersebut dinilai penting untuk mengenalkan generasi muda pada kekayaan alam sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan.
“Anak-anak sekolah perlu tahu bagaimana kondisi alam yang sebenarnya. Di sini masih sangat alami, pepohonan dan ekosistemnya terjaga. Bahkan ikan-ikan tertentu hanya bisa hidup di sungai seperti ini,” katanya.
Ia juga menyinggung pentingnya fasilitas penunjang keselamatan, seperti penyediaan sampan atau perahu serta sarana pendukung lainnya, guna meningkatkan kenyamanan wisatawan tanpa menghilangkan nuansa alami kawasan.
Dengan potensi yang dimiliki, Sungai Krueng Kluet diyakini mampu menjadi destinasi unggulan di Aceh Selatan, khususnya bagi wisatawan yang mencari pengalaman wisata alam yang autentik dan menantang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Aceh Selatan Muchsin ST , menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan potensi wisata berbasis desa. Pihaknya terus memberikan ide dan gagasan kepada setiap desa yang memiliki potensi wisata agar dapat dikelola secara optimal.
Ia menekankan bahwa pengembangan tersebut harus tetap mengedepankan aspek kenyamanan dan keamanan bagi pengunjung, serta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dari sampah organik. Menurutnya, upaya ini penting agar keasrian alam yang telah dianugerahkan Tuhan kepada daerah tersebut tetap terjaga.
“Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, kami berharap seluruh potensi wisata di Aceh Selatan dapat berkembang tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” ujarnya.












