ACEH SELATAN, Bersuarakita – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan secara resmi melepas keberangkatan calon jemaah haji asal Aceh Selatan, Nagan Raya, dan Aceh Jaya yang tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Aceh Tahun 2026, Kamis (14/5/2026).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri unsur Forkopimda, Kementerian Agama, keluarga jemaah, serta tamu undangan lainnya. Sebanyak 387 calon jemaah haji diberangkatkan menuju Tanah Suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Selatan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kesempatan yang diperoleh para jemaah untuk menjadi tamu Allah SWT pada musim haji tahun ini.
“Keberangkatan haji yang Bapak dan Ibu laksanakan hari ini adalah sebuah perjalanan spiritual yang sangat dinantikan setiap umat Muslim. Menjadi tamu Allah bukan sekadar kesempatan fisik, melainkan panggilan hati setiap kaum muslimin di seluruh dunia,” ujar Bupati Aceh Selatan.
Ia menegaskan, para jemaah tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga menjadi duta daerah yang mencerminkan karakter masyarakat Aceh di mata dunia internasional.
Bupati juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Arab Saudi, mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem dibandingkan dengan daerah asal.
“Jaga kesehatan, istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan penuhi kebutuhan cairan tubuh. Jangan sungkan berkonsultasi dengan petugas medis yang mendampingi,” katanya.
Selain itu, jemaah diminta menjaga kekompakan, saling membantu antarsesama, serta menunjukkan akhlakul karimah dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Aceh.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan juga menyampaikan komitmennya dalam mendukung pelayanan haji dan umrah yang lebih baik bagi masyarakat. Salah satunya melalui penyerahan lahan yang nantinya akan dikelola sebagai pusat layanan haji dan umrah terpadu di Aceh Selatan.
Menurut Bupati, langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji maupun umrah.
“Kami berharap di atas lahan tersebut nantinya berdiri kantor sekaligus pusat layanan haji dan umrah terpadu yang representatif, aman, dan nyaman bagi masyarakat Aceh Selatan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Aceh Selatan turut meminta doa dari para jemaah untuk keberkahan dan kemajuan daerah Aceh serta kabupaten masing-masing selama berada di Tanah Suci.
Suasana haru tampak menyelimuti prosesi pelepasan ketika keluarga dan kerabat mengantar keberangkatan para jemaah yang akan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah.












