Daerah  

EMP Tonga Dukung Desa Wisata Pertanian Berteknologi di Padang Lawas, Dorong Ekonomi Warga

PADANG LAWAS,Bersuarakita — Perusahaan Energi Mega Perkasa (EMP) Tonga terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis desa sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pendampingan Desa Wisata Pertanian Berteknologi (Dewi Tani) di Desa Sayurmatua, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Program pendampingan ini telah berjalan sejak 2023, dengan fokus pada pengembangan sektor pertanian terpadu. Bentuk dukungan yang diberikan meliputi pengelolaan mina padi, pengolahan pupuk kompos, budidaya ikan air tawar, pengembangan tanaman hortikultura, hingga pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Desa Sayurmatua, H. A. Lawali, menyampaikan apresiasi atas kontribusi EMP Tonga dalam pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Ia menjelaskan, inisiatif pembangunan desa wisata telah dimulai sejak 2020 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

“Sejak awal, kami membangun desa wisata ini untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Dukungan dari EMP Tonga sangat membantu dalam pengembangan program-program yang ada,” ujarnya.

Selain dukungan dari sektor swasta, program Dewi Tani juga mendapat pendampingan dari Universitas Sumatera Utara melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pendampingan tersebut mencakup sosialisasi program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar, yang turut memperkuat kapasitas sumber daya manusia di desa.

Tak hanya itu, Desa Sayurmatua juga mengelola kebun desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurut Lawali, pengelolaan tersebut berdampak positif terhadap pendapatan asli desa yang tercatat mengalami surplus setiap tahun.

Sementara itu, Media Relation EMP Tonga, M. Hanshardi, bersama timnya Fenly Forike dan Hafied Awaluddin, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk terus terlibat dalam program pelibatan dan pemberdayaan masyarakat (PPM), khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.

“Perusahaan berupaya hadir memberikan manfaat nyata, baik di bidang sosial, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Hanshardi.

Salah satu bentuk nyata pemberdayaan tersebut adalah pembinaan UMKM, khususnya bagi kelompok ibu-ibu PKK. Program ini mencakup dukungan produksi berbagai olahan lokal seperti manisan balakka, dodol khas Padang Lawas, serta kue sapit pulut kuning.

EMP Tonga berharap kehadiran perusahaan dapat memberikan efek berganda (multiplier effect), tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga terhadap penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan daerah melalui pajak, serta kontribusi bagi hasil untuk Kabupaten Padang Lawas.